Gunung Anak Krakatau 12 Kali Erupsi Hingga Sabtu Siang

Gunung Anak Krakatau 12 Kali Erupsi Hingga Sabtu Siang

Sejarah kemunculan dan letusan Gunung Anak Krakatau.

Jakarta - Gunung Anak Krakatau tercatat sudah mengalami 12 kali erupsi hingga siang ini, Sabtu (11/4/2020). Erupsi tersebut tercatat terjadi sejak dinihari hingga pukul 12.00 WIB.

Menurut Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargopancuran Rajabasa Lampung, Andi Suardi mengatakan, Gunung Anak Krakatau tercatat mengalami dua kali erupsi pada kemarin, Jumat 10 April 2020. "Tanggal 10 mengalami dua kali erupsi. Namun pada tanggal 11 mengalami 12 kali erupsi sampai pukul 12.00 WIB," kata Andi.

Ia mengatakan, pihaknya mencatat semburan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau juga mencapai setinggi 700 meter dari erupsi sebelumnya setinggi 500 meter. "Sedikit tinggi sekitar 700 meter," kata Andi.

Seperti diketahui, berdasarkan pengamatan dari Pos Pengamatan Gunung Api Pasauran Banten, Gunung Anak Krakatau masih menyemburkan abu vulkanis setinggi 500 meter di atas permukaan laut. Hal itu terpantau sejak pukul 00.03 WIB.

"Masih erupsi strombolian sekitar 500 meter," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Kasbani.

Sebelumnya Gunung Anak Krakatau yang terletak di Perairan Selat Sunda Lampung, meletus pada Jumat 10 April 2020 sekira pukul 22.35 WIB. Gunung tersebut masih berstatus Waspada atau Level II.

"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Jumat 10 April 2020, pukul 22:35 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak (± 500 meter di atas permukaan laut). Status Waspada atau Level II," sebut PVMBG dalam laman resminya.

Disebutkan, abu letusan tampak berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 2284 detik. "Masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,