Nuniek Mawardi, Dari TI ke Dunia Fesyen

Nuniek Mawardi, Dari TI  ke Dunia  Fesyen

Nuniek Mawardi (Foto: Wa Ode)

Nyasar. Mungkin kalimat ini yang pantas disematkan buat Ir. Nuniek Mawardi. Perempuan Jawa yang selalu murah senyum ini, tergolong pekerja keras dan tak bisa diam. Sehari-harinya bisa ditemui di kampus Universitas Maranatha Bandung sebagai dosen. Dikesempatan lain, dia juga bekerja sebagai fesyen desain atau desainer.

“Saya mau melakukan pekerjaan yang sesuai hobi, meski tidak berdasarkan disiplin ilmu, karena hobi saya mendesain pakaian, jadi diseriusin. Saya sadar ini tidak mudah, karena  fesyen itu ada ilmunya, unyuk itu saya belajar secara otodidak,” ujar Nuniek disela-sela  acara Fashion  Tendense 2015 di Hilton Hotel pekan lalu.

Untuk memback up kegiatannya di dunia rancang busana, Nuniek dibantu 15 karyawan yang sudah dibagi tugasnya masing-masing. “Ada yang bagian pola, gunting, jahit, dan bagian finishing, pokoknya masing-masing bertanggung jawab pada bidangnya, saya tugasnya kontrol dan mendesain pakaian,” papar ibu dua anak ini tersenyum.

Disisi lain, menjadi tenaga pengajar di Maranatha dengan memegang mata kuliah “Costume History” di dua kelas angkatan. Selain menjadi tenaga pengajar, seiring dengan kapasitasnya , Nuniek juga sering dilibatkan menjadi  juri diberbagai event. Atau pembicara di berbagai seminar fesyen.

“Saya ini tidak bisa diam. Apa saja dikerjakan, sejauh itu berhubungan dengan fesyen insya Allah saya lakukan,” ungkap perempuan yang  menyukai garis desain Kenzo, dan Semiyaki ini. “Meski saya mengidolakan mereka, tetapi bukan berarti saya mengambil garis desainnya, enggak dong,  saya menyukai karena kuatnya karakter  yang dimunculkan dalam kreasinya,” kata Nuniek yang mengibarkan label fesyen  NM  (Nuniek Mawardi Boutique) ini.

Sebagai anggota Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), peristiwa Fashion Tendence 2015 yang digelar, dia mengetengahkan kreasinya bertajuk “ Veracius”. Menurut Nuniek, tema ini terinspirasi  dari daratan Papua yang alamnya masih penuh kejujuran. Dari sudut sejarahnya, mereka sudah menggunakan  Tunika yaitu  busana  di zaman Mesir tempo doeloe.  "Saya  ingin menampilkan pola hidupnya dimasa lalu, itu tergambar dalam busana yang ditampilkan,” ungkap perempuan yang masih cantik diusianya kepala lima ini.

Alumnus Tehnik Industri Universitas Pasundan Bandung ini, ke depan sudah terbayang akan mengangkat  rancangannya dengan  membidik  tema "Swistinable  Eko  Fashion",  yakni bagaimana  membuat rancangan baju dari limbah yang ada.  “Saya memang terbilang gila kerja, istirahat bisa di mana saja, termasuk di dalam  mobil. Ide pun bisa datang dari mana saja. Kalau pun ide muncul di malam hari, saya bisa tidur di atas jam  24.00 WIB,” katanya tertawa berderai-derai seraya menutup bincang dengan CikalNews.com.**

 

Biodata:

Nama  Asli       : Siti  Kusumah  Nugraheni

Nama Populer  : Nuniek Mawardi

Kelahiran         : Bojonegoro, 8  November  1962

Pendidikan       :  Tehnik Industri Universitas Pasundan Bandung

Anak               : 2 Orang

Alamat            : Jl. Griya Utara No 22 Cibogo  Bandung – 40164

.

Categories:Sosok,
Tags:gaya-hidup,

terkait

    Tidak ada artikel terkait