Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (foto - ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (foto - ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (foto - ist)

Jakarta - Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya melakukan penindakan tegas dan terukur terhadap salah seorang gerombolan bandit spesialis pembobol minimarket di kawasan Jatiasih Bekasi. Salah satu pelaku tewas karena berusaha melawan petugas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, para pelaku diketahui berinisial FS, MT dan DN. Sedangkan pembeli hasil curian adalah HS dan F.

"Komplotan itu mengambil barang kemudian menjual kembali kepada HS dan F," katanya kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).
Modus para pelaku dalam melakukan aksinya, yakni dengan cara membobol rolling door dengan cara menggunting gembok dengan gunting besar dan linggis minimarket.

"Setelah berhasil masuk ke dalam toko, para pelaku langsung mengambil barang-barang. Antara lain rokok, susu dan barang yang ada di brangkas," katanya. Namun, nahas saat para kawanan garong tersebut beraksi tampaknya terekam oleh CCTV, yang terpasang di minimarket tersebut. Sehingga memudahkan petugas untuk melakukan perburuan terhadap para pelaku.

"Setelah mendapatkan laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil melakukan penangkapan terhadap para tersangka di sejumlah tempat," katanya.

Saat pelaku melakukan penangkapan terhadap FS di Gerbang Tol Jatiluhur, FS malah mencoba merebut senjata api milik salah satu petugas. Sehingga petugas dengan terpaksa petugas melakukan tindak tegas dan terukur.

"Tersangka FS melakukan perlawanan saat akan ditangkap dan berusaha merebut senpi milik petugas. Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Polri Kramat Jati dan saat perjalanan menuju RS Polri Kramat Jati tersangka meninggal," tegas Yusri.

Petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya, yakni HS. Pelaku ditangkap di sebuah Cafe Mutiara Tambun Bekasi. Sedangkan MT dan DN ditangkap di Pasar Kemis Tangerang keesokan harinya.

Di tangan para pelaku pihak kepolisian mengamankan barang bukti, berupa dua gunting besar, satu linggis pendek, satu linggis panjang, satu kapak, satu palu dan palu besar, satu pahat, tiga plat nomer, tiga brangkas yang sudah di bongkar.

Selain itu 40 bungkus berbagai macam rokok, dua renceng kopi, satu kranjang minimarket, 140 buah berbagai macam shampo, 25 susu kotak susu bayi dan 80 pewangi baju. Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun. (Jr.)**

.

Tags:,