130 Juta Orang di Dunia Terancam Kelaparan akibat Covid-19

130 Juta Orang di Dunia Terancam Kelaparan akibat Covid-19

Warga dibagikan teh dan makanan ringan dari pemerintah Delhi di tengah pandemi Covid-19. (foto - Getty Images)

New York  -  Pandemi  virus  Corona  (Covid-19)  nyatanya  tidak  hanya  membuat  kondisi  darurat  kesehatan  tetapi  juga telah mengguncang ekonomi global. Usaha bisnis berjuang untuk tetap bertahan, jutaan orang pun kehilangan pekerjaan serta jutaan lainnya terancam kelaparan.

Direktur Eksekutif World Food Programme (WFP) yang merupakan bagian dari PBB, David Beasley menyatakan, pada 2020 masyarakat dunia yang menderita kelaparan meningkat hingga 265 juta orang. Setengah dari jumlah itu akibat pandemi virus Corona jenis baru.

Dilansir The Independent, Kamis (23/4/2020) kalangan yang paling terdampak ganasnya virus Corona, yakni mereka yang hidup di negara-negara yang dilanda konflik. Sebut saja Yaman atau pun Suriah.

"Dengan Covis-19 saya ingin menekankan, kita tidak hanya menghadapi sebuah pandemi kesehatan global tetapi juga bencana kemanusiaan global. Jutaan penduduk di negara-negara konflik termasuk banyak perempuan dan anak-anak berada di ambang kelaparan," sebut Beasley, dalam situs resmi WFP.

WFP memprediksi, sekitar 130 juta orang menjadi kelaparan pada 2020 karena wabah virus Corona jenis baru. Negara-negara Afrika dan Timur Tengah dinilai akan terkena dampak lebih parah. Lockdown dan resesi ekonomi bisa membuat rakyat miskin kehilangan penghasilan.

Sejumlah negara yang mengandalkan ekspor atau wisatawan juga terkena dampak. Bagi negara kaya yang terdampak virus Corona, mereka juga akan kesulitan memberi bantuan ke luar negeri karena penghasilan mereka semakin berkurang.

"Meski saat ini belum ada bencana kelaparan yang parah, tapi saya harus mengingatkan jika kita tidak bersiap dan bertindak sejak saat ini untuk mengamankan akses, menghindari kekurangan pendanaan dan disrupsi perdagangan, kita bisa menghadapi banyak bencana kelaparan dalam jumlah besar beberapa bulan ke depan," tegas Beasley.

Untuk mencegah meluasnya ancaman kelaparan ke seluruh dunia, WFP akan meminta sejumlah negara mengirimkan pendanaan sebesar 1,9 miliar dolar AS yang sudah dijanjikan. Dana itu akan digunakan menyiapkan stok, untuk membantu orang-orang yang paling terdampak ekonomi.

Selain itu, WFP juga meminta tambahan 350 juta dolar AS untuk membangun jaringan logistik dan transportasi agar bantuan kemanusiaan tetap berjalan di seluruh dunia.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyatakan, kelaparan global dapat menjadi dampak besar berikutnya setelah pandemi virus Corono. Menurutnya, laporan itu harus menjadi ajakan untuk segera bertindak. "Pergolakan yang telah digerakkan oleh pandemi Corona mendorong lebih banyak keluarga dan komunitas ke dalam tekanan yang lebih dalam," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,