2 Orang Jadi Tersangka, Bansos Covid-19 Picu Baku Hantam

2 Orang Jadi Tersangka, Bansos Covid-19 Picu Baku Hantam

Polres Metro Jakarta Utara gelar perkara kasus baku hantam gara-gara pembagian sembako di wilayah Koja Jakarta Utara, Kamis 30 April 2020. (foto - ist)

Jakarta - Polisi menetapkan sedikitnya dua orang sebagai tersangka pasca-keributan warga dengan istri ketua RT di Rawabadak Utara Koja Jakarta Utara yang berujung baku hantam. Percekcokan terjadi terkait penyaluran bantuan sosial (Bansos) untuk warga terdampak pandemi Covid-19.

Meski sudah ditetapkan tersangka atas insiden itu, polisi tidak menahan keduanya atas nama FR dan NA. FR merupakan anak ibu RT, sedangkan NA kakak warga yang terlibat ribut dengan ibu RT. Kedua tersangka sebelumnya dikenakan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

"Keduanya tidak ditahan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto, Kamis (30/4/2020). Alasannya karena adanya suatu pertimbangan, yakni keduanya tidak mengulangi perbuatannya.

"Ditahan atau tidak adalah kewenangan penyidik dengan pertimbangan tersangka tidak akan melarikan diri, tidak mengulangi perbuatan atau menghilangkan barang bukti," katanya.

Sebelumnya, berbagai masalah terjadi terkait penyaluran Bansos untuk warga terdampak pandemi Covid-19. Di Koja Jakarta Utara, warga sampai terlibat cekcok dengan keluarga salah satu RT hingga berujung baku hantam. Bahkan, dari adu mulut itu, terjadi benturan yang justru dilakukan oleh pihak lain.

"Kami menerima dua laporan terkait kejadian itu. Pertama dari warga dan dari anak RT. Berdasarkan hasil penyelidikan kami menduga ada tindak pidana. Khususnya di antara dua orang, satu warga dan satu anaknya RT," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto.

"Ributnya memang lucu, yang ribut adiknya warga dengan bu RT, tapi yang marah malah kakaknya sama anaknya, dua orang ini dari awal enggak ada hubungan apa-apa. Karena terpicu, karena ibunya dan adiknya, mereka akhirnya terjadi benturan," katanya.

Akibat percekcokan itu terjadi baku hantam hingga membuat kedua pihak mengalami luka-luka. Kasus itu masih diselidiki pihak kepolisian. "Hasil visum kami lakukan proses karena ini kejadian saling menyerang, di mana kedua pihak ada yang terluka. Kami sampai pada kesimpulan keduanya dijadikan tersangka," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,