4 Truk Penuh Mayat yang Membusuk Ditemukan di Brooklyn

4 Truk Penuh Mayat yang Membusuk Ditemukan di Brooklyn

Polisi temukan puluhan mayat dalam truk di rumah duka Andrew T Cleckley di Brooklyn New York. (foto - The New York Times)

Brooklyn  -  Sedikitnya  empat  truk  dipenuhi  berkisar  40  hingga  60  mayat  ditemukan  kepolisian  New  York  di  rumah duka Andrew T Cleckley di Brooklyn New York, pada Rabu. Polisi mendatangi lokasi setelah ada panggilan, yang melaporkan tentang bau busuk merebak di wilayah itu.

Dilansir The New York Times, Kamis (30/4/2020) puluhan mayat itu ditumpuk satu sama lainnya di dalam truk yang tidak berpendingin. Cairan yang menetes dari dalam truk itu pun menimbulkan bau busuk yang menyengat, hingga menyebabkan pemilik toko sekitar memanggil polisi.

Detektif Kepolisian New York bersama agen lainnya langsung melakukan penyelidikan atas truk tersebut, pada Rabu malam waktu setempat.John DiPietro, pemilik bangunan di dekat rumah duka mengatakan, ia telah melihat mayat disimpan dalam truk dalam beberapa minggu selama pandemi Corona terjadi.

Presiden Brooklyn Borough Eric Adams yang juga mendatangi lokasi tersebut tidak dapat mengonfirmasi detail penyimpanan mayat tersebut. Menurut Adams, kota itu perlu menambah staf komite berkabung untuk menangani kematian yang melonjak akibat wabah virus Corona.

Selain dua truk U-Hauls, rumah duka itu juga diketahui memiliki dua truk berpendingin yang menyimpan tubuh mayat dan truk yang berisi peti mati.

Kepada petugas pihak rumah duka mengatakan mayat-mayat tersebut seharusnya dibawa ke krematorium, tetapi pihak krematorium tidak datang dan mengambilnya.

Menurut pejabat setempat, mayat tersebut disimpan dalam truk setelah pendingin milik rumah duka itu tidak bekerja dengan baik. Akhirnya, pihak berwenang menutup jalan di sekitar rumah duka Andrew T. Cleckley untuk proses pemindahan mayat.

Diketahui, rumah duka di Kota New York telah banyak berjibaku karena sekitar 18 ribu orang meninggal di kota itu sejak akhir Maret. Pihak rumah duka mengatakan, mereka menumpuk mayat selama berminggu-minggu untuk nantinya dikuburkan atau dikremasi. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,