Bandung Gencarkan Gelar Operasi Miras

Bandung Gencarkan Gelar Operasi Miras

ilustrasi

Bandung - Berjatuhannya korban tewas hingga puluhan warga Kab. Sumedang dan Kab. Garut akibat menenggak minuman keras oplosan, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengintruksikan kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan operasi peredaran minuman keras terutama oplosan, yang beredar di wilayah hukum Polrestabes Bandung.

"Sebetulnya kita sudah siapkan antisipasi agar hal itu tidak terjadi lagi di wilayah hukum Polrestabes," kata Kasat Reserse Narkoba AKBP Nugroho Arianto mewakili Kapolrestabes Bandung kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Kamis (4/12).

Menurutnya, antisipasi itu sudah dijalankan sejak jauh-jauh hari, sebelum insiden terjadi di Sumedang dan Garut. Namun, dengan adanya insiden itu, Polrestabes Bandung akan lebih mewaspadai peredaran miras oplosan.

"Kami tentu siap siaga. Kami sudah menjalin kerja sama dengan Pemkot Bandung, untuk mengantisipasi hal tersebut. Upaya dari Satuan Narkoba sendiri, kami pun sebetulnya sudah sering melakukan penyuluhan ke masyarakat dan sekolah," katanya.

Menyinggung mengenai titik rawan peredaran miras oplosan di Kota Bandung, Nugroho mengatakan penjual miras oplosan yang dikenal dengan warung lapo, biasanya terdapat di wilayah perbatasan. Namun bukan berarti wilayah perkotaan luput dari pengawasan. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,