Dua Kapal di Dok Pelabuhan Juwana Pati Ludes Terbakar

Dua Kapal di Dok Pelabuhan Juwana Pati Ludes Terbakar

Kebakaran kapal di Pelabuhan Juwana Pati Jateng. (foto - ist)

Pati - Dua kapal milik nelayan di Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati Jateng berhasil dipadamkan, setelah petugas berjibaku sekitar tiga jam, Jumat (8/5/2020) malam. Namun, sejauh ini penyebab kebakaran di alur Sungai Juwana itu belum diketahui.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati Hadi Santoso menyatakan, api berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran (damkar) sekitar tiga jam. Embusan angin kencang ditambah bahan kapal yang mudah terbakar, membuat petugas sempat kesulitan memadamkan kobaran api.

"Saat ini api sudah padam dan tinggal pendinginan. Total ada delapan unit mobil damkar dan satu unit kapal damkar yang diterjunkan. Kerugian antara Rp 3 sampai 4 miliar, korban jiwa tidak ada. Sementara untuk penyebabnya kita belum tahu. Karena masih dalam lidik," katanya.

Menurutnya, delapan unit mobil damkar yang dikerahkan untuk memadamkan kobaran api di area Dok Kapal Putra Usaha Jaya itu yakni 4 unit damkar milik Pemkab Pati, 1 unit milik Polres, 1 unit milik Garuda, 1 unit milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan 1 unit milik Palang Merah Indonesia (PMI).

Sementara Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat belum dapat memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran. Setelah api benar-benar padam, petugas akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), agar dapat mengetahui secara pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan dua kapal.

"Masih dalam proses pendinginan kapal yang terbakar. Setelah benar-benar padam nanti, kami akan melakukan olah TKP," katanya. Dua kapal yang tengah bersandar di tempat perbaikan kapal (dok) kawasan Pelabuhan Juwana Pati terbakar diduga karena percikan api saat ada perbaikan kapal.

Hingga Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB, petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya pemadaman dua kapal yang terbakar. Akses lokasi yang berdekatan dengan jalan raya pun membuat petugas lebih mudah menuju titik api.

Selain upaya pemadaman, pihak kepolisian bersama TNI dan Syahbandar juga berupaya agar kapal lain yang ditambatkan berdekatan dengan dua kapal yang dilalap api, tidak ikut terbakar.

Arie menambahkan, kejadian itu bermula sekitar pukul 18.10 WI, api tiba-tiba muncul dari salah satu kapal dan merembet ke satu kapal lainnya. "Itu keluar ada api pukul 18.10 WIB. Kemudian dua kapal terbakar," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,