Terungkap, Karyawati Pabrik di Cianjur Dibunuh Pacar Gelap

Terungkap, Karyawati Pabrik di Cianjur Dibunuh Pacar Gelap

Lokasi penemuan mayat perempuan di Sungai Citarum Kampung Pasir Baru Desa Kertasari Kecamatan Haurwangi. (foto - ist)

Cianjur - Satuan Reskrim Polres Cianjur berhasil ungkap kasus pembunuhan terhadap Sri Wulandari, perempuan muda yang ditemukan tewas di Sungai Citarum perbatasan Cianjur - Kabupaten Bandung Barat, pada Juli 2019.

Dalam gelar rekonstruksi meliputi 33 adegan, Sri dihabisi pelaku dengan cara dicekik di halaman belakang sebuah kantor dinas di Jalan Raya Bandung Kabupaten Cianjur. Setelah menghabisi Sri, pelaku kabur ke Bali.

Pembunuhan itu ternyata dilakukan oleh teman dekat Sri, MR dibantu MD. Dalam rekonstruksi yang digelar, satu per satu adegan dilakukan tersangka bagaimana sampai terjadinya tindak pidana pembunuhan itu.

Seperti diketahui, warga Kampung Pasir Batu Desa Kertasari Kecamatan Haurwangi digegerkan atas penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas, yang diperkirakan berumur 25-30 tahun.

Setelah diselidiki, korban bernama Sri Wulandari yang merupakan karyawan pabrik PT Dalim Kornesia Cianjur, korban merupakan teman dekat pelaku berinisial MR.

Peristiwa bermula saat pelaku menjemput korban dari SPBU Bojong Kecamatan Karangtengah, lalu korban dibawa ke kantor tempat pelaku bekerja dan dibawa ke halaman belakang. Di tempat itu korban meminta uang kepada tersangka namun tidak diberi.

Korban lalu mengancam akan memberitahukan hubungan korban dengan tersangka kepada istri tersangka. Hal itu membuat tersangka emosi dan menjatuhkan korban lalu membekam mulut dan mencekik leher korban sampai meninggal.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhani menjelaskan, tujuan rekonstruksi untuk mendapatkan gambaran yang jelas, tentang terjadinya tindak pidana tersebut. Sekaligus menguji kebenaran keterangan tersangka, sehingga dapat diketahui benar tidaknya.

"Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang terjadinya tindak pidana serta sebagai salah satu teknik pemeriksaan yang digunakan dalam proses penyidikan," katanya. Kedua tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau 20 tahun.

Kegiatan rekontruksi dilakukan para Penyidik Sat Reskrim Polres Cianjur dipimpin Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhani didampingi para penyidik pembantu, Unit Inafis Polres Cianjur serta jajaran kepolisian Polres Cianjur lainnya dan dihadiri Jaksa penuntut umum, pengacara pihak pelaku serta keluarga korban.

Mayat perempuan yang ditemukan di Sungai Citarum teridentifikasi sebagai karyawan pabrik wig berinisial SW (24), warga Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur.

Meski menemukan bekas luka di bagian leher dan tangan, Satreskrim belum menyimpulkan apakah mayat itu merupakan korban pembunuhan atau bukan. Satreskrim mengaku masih menyelidiki fakta baru yang ditemukan.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Budi Nuryanto menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Polsek Bojongpicung sudah melakukan langkah, terkait penemuan mayat perempuan di Sungai Citarum tersebut.

Seperti diketahui, sesosok mayat perempuan ditemukan tewas di Sungai Citarum Kampung Pasir Baru Desa Kertasari Kecamatan Haurwangi, pada Rabu 18 Juli 2019 sekitar pukul 12.30 WIB. (Jr.)**

.

Tags:,