Pasien PDP Nekat Gantung Diri, Beruntung Bisa Diselamatkan

Pasien PDP Nekat Gantung Diri, Beruntung Bisa Diselamatkan

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan Devi Ika Indriarti. (foto - ist)

 

Tarakan - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Covid-19 berjenis kelamin laki-laki (17) mencoba gantung diri di Jalan Kusuma Bangsa Kelurahan Gunung Lingkas Kota Tarakan Kalimantan Utara.

"Pasien tersebut masuk dalam PDP baru di RSUD Tarakan dengan keluhan sesak napas," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan Devi Ika Indriarti seperti dilansir Antara, Sabtu (16/5/2020).

Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan swab test. Bagi warga yang melakukan kontak langsung akan dilihat perkembangannya 14 hari ke depan. "Apakah menolong dan memegang langsung, apa langsung cuci tangan sehabis menolong, akan dilihat apa ada keluhan 14 hari ke depan," kata Devi.

Se[erti diketahui, warga Jalan Kusuma Bangsa Kelurahan Gunung Lingkas dikagetkan atas adanya percobaan gantung diri, Jumat 15 Mei. Namun pihak kepolisian memastikan korban gantung diri berinisial DR (17) tidak meninggal dunia.

Salah seorang saksi, Sony mengaku melihat ada orang yang berkumpul di tempat kejadian perkara (TKP) saat melintas di Jalan Kusuma Bangsa. Saat dilihat, ternyata korban sudah tergantung dengan tali di pohon, tepat di pinggir jalan raya dan tidak memakai baju.

"Saya lihat dia sudah tergantung di atas pohon dan tidak pakai baju," katanya. Ia sempat melihat warga yang coba menyelamatkan korban dari jeratan tali yang melilit di lehernya. Saat itu dirinya langsung mendatangi kantor Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP), untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sementara itu, Kepala KSKP Iptu Muhammad Aldi menyatakan, ada warga yang melapor kejadian itu ke KSKP. Selanjutnya, personel penjagaan langsung mendatangi lokasi."Sesampainya di lokasi warga telah berkumpul dan kondisi korban telah diturunkan dari pohon," kayanya.

Setelah dicek lanjut Aldi, kondisi korban masih bernapas dan langsung dibawa ke RSUD Tarakan. Namun, ia memastikan ada goresan bekas lilitan tali berwarna merah di leher korban. Sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab korban nekat melakukan aksi bunuh diri. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,