Dijemput Tim Medis, Pria Positif Covid-19 di Tasik Mengamuk

Dijemput Tim Medis, Pria Positif Covid-19 di Tasik Mengamuk

Saat pria positif Covid-19 mengamuk dijemput tim medis di Kelurahan Empangsari Kecamatan Tawang Tasikmalaya. (foto - ist)

Tasikmalaya - Belum lama ini warga Kelurahan Empangsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya dihebohkan oleh ulah seorang pria yang dinyatakan positif Covid-19. Ia mengejar dan memeluk para warga, diduga pria itu ingin warga sekitar tertular Corona.

Pria berinisial AR yang diketahui berusia 40 tahun itu terlihat mengamuk, ketika tim Gugus Tugas melakukan penjemputan ke kediamannya. Penjemputan dilakukan untuk menjawab laporan dari para tetangga, pria itu tidak melakukan isolasi mandiri.
Namun, sayangnya penjemputan tidak berjalan dengan mulus. Tersangka mengamuk hingga memeluk semua warga yang ada di sekitarnya.

Menurut Psikolog Klinis sekaligus Founder Kesehatan Mental Sadar_diri Hersa Aranti, banyak tindakan yang mendasari AR untuk berbuat nekat dengan memeluk sejumlah warga yang ada di dekatnya.

Meski demikian Hersa mengatakan, dibutuhkan asesmen (analisis) lebih lanjut untuk mengetahui kenapa pelaku nekat melakukan hal yang berbahaya itu. "Namun, beberapa kemungkinannya adalah karena tingkat pengetahuan yang rendah mengenai bahaya Covid-19 dan penyebarannya," katanya, Sabtu (16/5/2020).

Tak hanya tingkat pengetahuan yang rendah soal bahaya Covid-19, beberapa faktor lain juga bisa menjadi penyebab utama AR bertindak di luar akal sehat. Salah satunya, masalah mental yang dimiliki oleh pelaku.

"Bisa juga sudah mencapai titik jenuh hingga melakukan 'acting out', atau merasa sendiri dan dijauhi, sehingga punya keinginan agar yang lain juga ikut terkena. Selain itu bisa sebagai bentuk pelampiasan emosi," lanjutnya.

Ia mengatakan, meski terdapat banyak kemungkinan dirinya belum bisa menyimpulkan alasan atau motif mendasar yang dilakukan oleh AR, terkait dengan hal ini sampai mendapatkan asesmen lebih lanjut. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,