#indonesiaterserah saran-konsekuensi yang harus diterima

#indonesiaterserah saran-konsekuensi yang harus diterima

#indonesiaterserah marak di jagat sosial media. (foto - Youtube)

Jakarta  -  Hashtag  #indonesiaterserah  terkait  penanganan  virus  Corona  di Indonesia  semakin  marak  di  jagat  sosial  media. Hashtag #indonesiaterserah itu muncul karena masyarakat kecewa dengan penanganan virus Corona (Covid-19 yang dilakukan pemerintah.

"Tagar Indonesia terserah adalah bagian dari reaksi masyarakat. Itu masukan dan saran yang harus kita terima. Itu fakta, juga merupakan kritik keras kepada masyarakat yang memang tidak disiplin dengan mengabaikan anjuran pemerintah," kata Tenaga ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Egy Massadiah dalam keterangannya, Senin (18/5/2020).

Ia mencontohkan, kerumunan yang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) beberapa hari lalu. Menurutnya, keramaian yang viral di Bandara Soetta harus dijadikan sebagai pelajaran.

Pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 lanjutnya, telah meminta agar kejadian di Bandara Soetta tak terulang lagi dan mematuhi protokol kesehatan. Pengaturan moda transportasi di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020.

"Kami sudah perintahkan pejabat yang bertanggung jawab. Kalau perlu, tidur di bandara untuk memastikan pelayanan berjalan baik dan mematuhi protokol kesehatan. Perjalanan dengan moda transport umum termasuk pesawat, hanya berlaku untuk 11 bidang yang dikecualikan," katanya.

Ia menjelaskan, bertambahnya kasus positif Covid-19 dikarenakan banyak masyarakat yang melakukan rapid atau swab test. Masyarakat yang melakukan pengetesan lebih banyak jika dibandingkan saat wabah virus Corona pertama datang ke Indonesia.

Egy mengatakan, jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit karena positif terinfeksi Covid-19 sudah jauh berkurang. Pemerintah telah berusaha keras untuk mengatasi wabah Covid-19, dan meminta masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi ini.

"Ibaratnya, sebulan lalu 100 tempat tidur terisi 110 pasien, over kapasitas. Sekarang, 100 tempat tidur di RS yang terisi sekitar 60 pasien. Artinya, makin sedikit yang masuk RS, atau sembuh karena disiplin dan isolasi mandiri," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,