Demonstran Warnai Kota New York

Demonstran Warnai Kota New York

New York- Rangkaian demonstrasi di Kota New York dan beberapa kota lainnya di Amerika Serikat kembali di gelar dua hari setelah dewan juri pengadilan membebaskan seorang polisi berkulit putih yang diduga mencekik seorang pria kulit hitam hingga tewas.
 
Di New York, ribuan orang turun ke sejumlah ruas jalan sehingga mengganggu lalu lintas.
Para pengunjuk rasa membawa peti mati di Jembatan Brooklyn dan berbaris dalam beberapa kelompok melalui Manhattan seraya membawa spanduk bertuliskan 'Rasisme membunuh'.
Kondisi serupa juga terjadi di beberapa kota-kota Amerika Serikat lainnya.
 
Demonstrasi dimulai pada Rabu (3/12) hingga Kamis (4/12) atau Jumat WIB, setelah dewan juri memutuskan untuk tidak mengajukan tuntutan atas kematian Eric Garner.
Kala itu, polisi menahan lebih dari 80 demonstran, namun sejauh ini unjuk rasa berjalan dengan aman.
Aktivis hak asasi manusia menaruh harapan mereka pada penyelidikan federal dalam kasus ini.
Sebelum kasus Eric Garner, keputusan dewan juri dalam membebaskan polisi kulit putih yang diduga membunuh warga kulit hitam memicu kerusuhan di Kota Ferguson, Negara Bagian Missouri, pekan lalu seperti yang dilaporkan BBC.(Ode)**
.

Categories:Internasional,