Protes Kematian Floyd Bisa Picu Lonjakan Kasus Covid-19 AS

Protes Kematian Floyd Bisa Picu Lonjakan Kasus Covid-19 AS

Protes kematian George Floyd di depan gedung pengadilan Paris Perancis 2 Juni 2020. (foto - Reuters)

Washington  -  Kasus  Covid-19  di  Amerika  Serikat  (AS)  diprediksi  bakal  melonjak pasca-demonstrasi  yang  memprotes kematian George Floyd. Demikian disampaikan PhD Cand. University of Michigan, Eitan Paul.

Diketahui, George Floyd merupakan warga Afro - Amerika yang meninggal setelah ditangkap petugas di Minneapolis, Negara Bagian Minnesota Amerika Serikat.

Hingga 5 Juni 2020, konfirmasi kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat terkonfirmasi telah mencapai 1.872.660 kasus. Sebanyak 108.211 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, dan sebanyak 485.002 sembuh dari Corona.

"Ada kemungkinan angka kasus di Amerika Serikat akan meningkat setelah maraknya demonstrasi atas kematian George Floyd," kata Eitan dalam diskusi "Trump dan Perkara Rasial yang Timbul-Tenggelam" Sabtu.

Dilansir theguardian, Sabtu (6/6/2020) Eitan menyatakan, selama demonstrasi itu berlangsung, sangat sulit bagi para demonstran AS untuk menjaga jarak fisik guna menghindari penularan virus Corona. Meski mereka sudah menggunakan masker.

(foto - Associated Press)

Namun demikian, ia menilai demonstrasi karena alasan menuntut keadilan atas kematian George Floyd tidak kalah penting dari upaya mencegah penyebaran Covid-19. "Ada banyak protes, risikonya keluar tanpa social distance, tapi itu penting karena isu rasis pun sangat penting," sebutnya.

Aksi demonstrasi menuntut keadilan atas kematian George Floyd pun berujung kerusuhan di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat. Seperti kerusuhan yang terjadi di New York, Atlanta, Portland dan beberapa kota lainnya. Sementara Gedung Putih pun sejauh ini dijaga ketat aparat.

Dalam video yang beredar di media sosial, pihak kepolisian berkulit putih bernama Derek Chauvin menginjak leher Floyd, 46 tahun, pada Senin lalu. Oleh karena itu, George Floyd meninggal karena kehabisan napas.

Sejauh ini, Derek Chauvin yang menangkap Floyd sudah didakwa membunuh. Derek bersama ketiga polisi rekannya pun sudah dipecat. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,