Kemenag Tentukan Syarat Pemberangkatan Haji Tahun 2021

Kemenag Tentukan Syarat Pemberangkatan Haji Tahun 2021

Terminal Haji di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah. (foto - WorldPress)

Jakarta  -  Direktur  Pelayanan   Haji  Dalam  Negeri  Kemenag   Muhajirin  Yanis  mengatakan,   ada  sejumlah  persyaratan bagi jamaah haji yang seharusnya berangkat tahun ini bisa otomatis tetap bisa berhaji pada tahun depan.

"Jadi yang dimaksud otomatis, yakni jamaah haji yang berhak lunas tahun ini dan berangkat tahun ini dan sudah melunasi, otomatis bisa berangkat tahun depan. Jadi kuotanya tidak akan hilang," kata Muhajirin di Jakarta.

Ia mengatakan pembatalan keberangkatan haji pada tahun ini otomatis memundurkan masa antrean seluruh jamaah haji, dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

Dengan kata lain, bagi jamaah yang seharusnya berangkat pada tahun depan, maka menkjadi mundur keberangkatannya pada 2022. Hal itu sebagai dampak pembatalan pengiriman calhaj pada tahun ini.

Jamaah yang berhak lunas katanya, akan tetap memiliki nomor porsi untuk diberangkatkan pada tahun depan, sepanjang mereka (calon jamaah haji) hanya menarik setoran pelunasan.

Dalam sistem, jamaah mendapat nomor antrean berangkat haji jika sudah membayar setoran awal. Pada tahun yang bersangkutan jamaah ditetapkan berangkat, maka mereka diwajibkan membayar setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang tersisa.

Besarnya pembayaran kata Muhajirin, adalah Bipih yang ditetapkan pada tahun terkait dikurangi nilai setoran awal. Dengan adanya pembatalan keberangkatan jamaah haji pada tahun ini, memberikan dua pilihan bagi calon haji.

Pertama, calon haji tidak menarik kembali biaya yang telah disetorkan atau kedua, mereka dapat menarik setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441 Hijriyah/ 2020 Masehi.

"Perlu diingat, bagi mereka yang menarik setoran pelunasan, maka tahun depan mereka harus kembali melunasi Bipih yang ditetapkan. Sebab kalau tidak melunasi, ia dianggap membatalkan keberangkatan hajinya di tahun depan," tegasnya.

"Jika calon haji menarik seluruh setoran hajinya (setoran awal dan pelunasan), maka otomatis yang bersangkutan membatalkan porsi keberangkatan hajinya," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,