Lampu Padam, Ibu Muda Itu pun Nyaris Diperkosa Tetangganya

Lampu Padam, Ibu Muda Itu pun Nyaris Diperkosa Tetangganya

Ibu muda saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang. (foto - ist)

Palembang - Seorang ibu rumah tangga berinisial YN (22) nyaris menjadi korban pemerkosaan, yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri berinisial H. Takut kejadian tersebut kembali terulang, ia langsung melapor ke polisi.

Kepada petugas YN menyatakan, peristiwa itu terjadi saat dia tidur di rumahnya Kelurahan 7 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, pada Kamis (25/6/2020) dinihari. Tiba-tiba, ia dikagetkan tubuhnya diraba-raba dan ditindih oleh seseorang.

Pelapor terbangun dan kaget melihat seseorang yang telah berada di dalam kamarnya, namun tak bisa mengenali secara jelas karena lampu dipadamkan. Ia pun berteriak minta tolong hingga membuat seisi rumah terbangun, namun pelaku keburu kabur.

"Beruntung saya terbangun karena merasa leher saya ada yang mencium dan diraba-raba, tubuh saya pun ditindih. Orang tersebut langsung lari saat saya berteriak," aku YN saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang.

Pelapor menduga, pelakunya tidak lain yakni tetangganya sendiri yang telah memiliki istri dan anak. Pelaku sengaja mematikan lampu kamarnya agar wajahnya tidak diketahui YN. "Saya tidak matikan lampu kamar, saya tidak biasa tidur gelap-gelap. Mungkin pelaku takut ketahuan, makanya dia padamkan," katanya.

Diketahui, YN tinggal di rumah mertuanya dan suaminya bekerja di Padang Sumatera Barat. Tuduhan terhadap H karena kerap berbuat onar di kampungnya dan baru keluar penjara. "Dia punya anak dan istri, tapi istrinya tidak ada di rumah tahu kemana," kata YN.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono mengatakan, laporan telah diterima dan dilimpahkan ke penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. Terlapor akan dipanggil untuk pemeriksaan, dan jika terbukti dikenakan Pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

"Kami masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Terlebih pelapor tidak melihat secara jelas siapa pelakunya, namun terlapor akan kami periksa terlebih dahulu," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,