Seorang Dokter & Dua Perawat Siaga di Satu Lokasi UTBK ITB

Seorang Dokter & Dua Perawat Siaga di Satu Lokasi UTBK ITB

UTBK - SBMPTN ITB dilaksanakan di enam lokasi. (foto - itb)

Bandung  -  Pelaksanaan   Ujian  Tertulis  Berbasis  Komputer  (UTBK)   Seleksi  Bersama  Masuk  Perguruan  Tinggi  Negeri (SBMPTN) 2020 lingkup Institut Teknologi Bandung (ITN) dilaksanakan di 6 lokasi. Jumlah peserta UTBK di ITB tahun ini sebanyak 16.648 orang, dengan rincian 14.419 peserta umum dan 2.229 peserta Kartu Indonesia Pinter (KIP) Kuliah.

Secara nasional, UTBK akan diikuti oleh 706.901 peserta, dengan peserta KIP Kuliah sebanyak 145.802 dari jumlah kapasitas yang disiapkan di 74 pusat UTBK yang mencapai sebanyak 1.435.130 peserta.

Ketua Pelaksana Pusat UTBK ITB Prof. Dr. Ir. Jaka Sembiring M Eng. mengatakan, dalam UTBK 2020 ITB menjadi salah satu pusat pelaksana. Tersebar di enam lokasi, yakni Kampus ITB Ganesha, SMAN 1, 2, 3, 4 serta SMAN 5 Bandung.

Ia menyatakan, UTBK 2020 di pusat UTBK ITB akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai 5 hingga 14 Juli dan 20 hingga 21 Juli. Pelaksanaannya akan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 09.00 WIB, dan sesi kedua pukul 14.00 WIB.

Mengingat terdapat pelaksanaan protokol kesehatan, maka peserta diwajibkan untuk hadir 1 jam sebelum ujian dimulai. "Pelaksanaan UTBK 2020, hanya ada satu materi yang akan diujikan, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS)," kata Jaka, Senin 6/7/2020.

TPS merupakan sebuah tes yang bertujuan untuk menguji kemampuan dasar peserta UTBK 2020 dalam bidang logika, analisis, dan lainnya. Meliputi Penalaran Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, Pengetahuan dan Pemahaman Umum dan Pengetahuan Kuantitatif," katanya.

Adapun durasi yang diberikan pada peserta UTBK 2020 untuk mengerjakan materi TPS 105 menit (1 jam 45 menit). Pelaksanaan UTBK di tengah pandemi Covid-19 diterapkan protokol kesehatan Covid-19, dari awal sampai akhir proses ujian.

Protokol kesehatan yang diterapkan meliputi waktu pelaksanaan ujian, kapasitas ruangan dan materi ujian. "Ada lima protokol kesehatan yang wajib diikuti oleh peserta UTBK 2020 pusat ITB antara lain peserta wajib menggunakan masker medis, membawa hand sanitizer, melakukan physical distancing di lingkungan ujian, telah melakukan isolasi mandiri dan melakukan pengecekan suhu tubuh," katanya.

Protokol yang sama juga digunakan oleh semua panitia yang bertugas. Selain itu, sebagai bentuk antisipasi, panitia menyiapkan tim kesehatan yang akan melaksanakan mitigasi terhadap kasus dugaan Covid-19.

Panitia akan menempatkan 1 dokter dan 2 perawat di setiap lokasi ujian. Mereka akan menggunakan APD level 1 dan APD level 2 dan tersedia ambulans di setiap lokasi. Panitia menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun/disinfektan di sekitar lokasi ujian, menyiapkan area khusus untuk pemeriksaan kesehatan jika suhu tubuh peserta lebih dari 37,5 derajat Celcius.

"Bagi peserta yang suhunya lebih dari 37,5 akan diperiksa oleh dokter jaga. Dokter akan memutuskan apakah peserta diizinkan mengikuti ujian atau tidak," tambahnya.

Selama pelaksanaan UTBK 2020 berlangsung, sarana dan prasarana di lokasi sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh gugus tugas Covid-19 Jabar. Sarana dan prasarana akan dibersihkan menggunakan cairan disinfektan pada setiap pergantian sesi. Hand sanitizer dan tisu beralkohol sudah disediakan untuk dapat digunakan oleh peserta.

Panitia juga akan melibatkan Tim Marshal untuk mengatur dan membantu para peserta UTBK 2020 pusat ITB, agar bisa mengikuti seluruh proses protokol kesehatan dan protokol pergerakan selama masa ujian. Termasuk memastikan social distancing antarpeserta

Seluruh Peserta UTBK 2020 pusat ITB katanya, diimbau untuk tidak khawatir mengenai kesehatan dan keamanan peserta selama proses pelaksanaan UTBK 2020 berlangsung. Peserta UTBK 2020 pusat ITB tidak diperbolehkan untuk survei atau melihat lokasi ujian terlebih dahulu.

"Peserta ujian cukup memastikan lokasi ujian tanpa harus mengetahui ruangannya karena pada hari pelaksanaan UTBK 2020, peserta akan langsung didampingi oleh Tim Marshal untuk menuju ruang ujian," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,