Kejari Bogor Tetapkan Tersangka Penyelewengan Dana BOS SD

Kejari Bogor Tetapkan Tersangka Penyelewengan Dana BOS SD

Tersangka penyelewengan dana BOS tingkat SD se-Kota Bogor. (foto - ist)

Bogor - Kejaksaan Negeri Kota Bogor menetapkan seorang tersangka berinisial JRR, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tingkat SD se-Kota Bogor. Total kerugian negara sekitar Rp 17 miliar.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor Bambang Sutrisna, kasus tersebut masuk dalam tahap penyelidikan awal pada Januari 2020 lalu. Kemudian menjadi penyidikan pada Februari 2020.

"Saat ini tim pidsus telah menetapkan tersangka inisial JRR, sehubungan dugaan tindak pidana korupsi tentang penyimpangan dana BOS pada kegiatan ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian kenaikan kelas serta ujian sekolah tingkat SD se-Kota Bogor," kata Bambang, Senin (13/7/2020).

Tersangka adalah pihak ketiga yang merupakan kontraktor penyediaan kegiatan ujian SD, yang diduga menyelewengkan dana BOS sejak tahun 2017 hingga 2019. Seharusnya, dana BOS dikelola oleh komite sekolah dan dewan pendidikan, namun diambil-alih oleh tersangka untuk pengadaan soal ulangan.

"Tersangka kontraktor penyediaan kegiatan ujian. Hasil koordinasi dengan Inspektorat Jenderal Kemendikbud kerugian negara lebih Rp 17 miliar. Ini penyalahggunaan dana BOS, seharusnya dikelola oleh dewan dan komite sekolah, tapi ini oleh K3S," tegas Bambang.

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mencari para pelaku lainnya. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 2019 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 5, Pasal 3 Jo 18, Jo 55 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Tersangka sudah mengembalikan uang Rp 100 juta, kita terima dan lakukan penyitaan. Tersangka ditahan di Rutan Paledang Kota Bogor, kami mengikuti protokol kesehatan dengan rapid test dan hasilnya non-reaktif. Kami masih berusaha mengungkap tersangka utama," katanya. (Jr.)**

.

Tags:,