Miras Oplosan Harus Benderang Dilarang

Miras Oplosan Harus Benderang Dilarang

Berbagai merk minuman keras (miras) produksi dalam dan luar negeri hasil sitaan yang akan dimusnahkan.(Foto:Antara)

Jakarta  - Penggunaan minuman keras (miras) beralkohol oplosan mesti benderang dilarang, melalui aturan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah, agar tidak ada lagi jatuh korban tewas akibat minum miras jenis itu.

"Pengunaan alkohol lebih banyak dampak buruknya daripada manfaatnya, sehingga upaya untuk melarang penggunaan alkohol di tengah masyarakat luas memang harus dilakukan tentunya melalui berbagai peraturan pemerintah baik pusat maupun daerah," kata Ketua Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia Jakarta (Papdi Jaya), Ari Fahrial Syam, dalam keterangan tertulis  di Jakarta, Sabtu (6/12/2014).

Menurut dia, secara umum kenapa seseorang minum minuman mengandung alkohol adalah karena alasan menjaga hubungan baik dengan teman. Misalnya untuk sekadar berkumpul untuk menghabiskan waktu senggang. 

Buat sebagian orang yang memang merasa rendah diri, ujar dia, dengan minum alkohol merasa dirinya menjadi lebih berharga dan sedikit lebih "berani". 

"Buat sebagian anak muda alkohol sebagai pelarian karena menghadapi frustasi dalam kehidupan sehari-hari baik masalah pendidikan, masalah keluarga, pekerjaan, dan masalah sosial lain dalam kehidupan bermasyarakat," jelasnya.
 
Ia juga mengemukakan, penggunaan alkohol dalam waktu singkat dan berlebihan akan menyebabkan terjadinya keracunan alkohol (intoksikasi alkohol) dan dapat menyebabkan kematian. 

Intoksikasi terjadi jika jumlah alkohol yang dikonsumsi di atas ambang toleransi orang tersebut sehingga menyebabkan terjadinya gangguan baik fisik maupun mental.

Seseorang yang dalam keadaan mabuk tidak sadar akan apa yang sedang dilakukan, disorientasi, bingung, dan lupa. 

Alkohol juga dapat menyebabkan adiksi atau ketagihan dan toleransi penggunaan makin hari makin banyak. 

Walaupun seseorang sudah toleransi untuk volume tertentu tetapi efek samping kronisnya tetap terjadi. 

Pasien dengan penggunaan alkohol jangka panjang akan menyebabkan peradangan kronis pada saluran pencernaannya khususnya pada lambung. Pasien yang menggunakan alkohol kronis akan dengan mudah ditemukan kelainan pada lambungnya. (Ode)**

.

Categories:Nasional,