KBRI New Delhi Pulangkan 24 WNI Terdampak Lockdown

KBRI New Delhi Pulangkan 24 WNI Terdampak Lockdown

Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) mendaftar repatriasi di Bandara Internasional Colombo Sri Lanka. (foto - ant)

Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) New Delhi kembali memulangkan 24 warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak kebijakan lockdown di India, akibat pandemi Covid-19. Salah satu WNI yang dipulangkan di antaranya berstatus pelajar.

"KBRI New Delhi kembali sukses melaksanakan program repatriasi mandiri untuk yang kelima kalinya. Sebanyak 24 orang WNI terdaftar dalam program repatriasi mandiri jilid-5," kata KRBI New Delhi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/7/2020).

Pemulangan 24 WNi itu dilaksanakan pada Selasa 27 Juli lalu. Upaya pemulangan tersebut dilakukan dengan pesawat dari rute New Delhi - Medan - Jakarta dan tiba pada Rabu 28 Juli sekitar pukul 02.15 WIB.

"Dari ke-24 WNI tersebut, satu orang di antaranya adalah pelajar, 21 orang peziarah religi dan 2 orang wisatawan. Mereka datang dari negara bagian Haryana, Punjab serta Karnataka India," demikian KBRI New Delhi.

Seperti repatriasi sebelumnya, KBRI New Delhi memfasilitasi para WNI dengan surat jalan untuk dimanfaatkan saat melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing di Indonesia. Surat keterangan itu terkait telah melaksanakan tes Covid-19, dan APD lengkap demi kelancaran dan keamanan mereka hingga di Tanah Air.

Sementara itu, Counsellor Pensosbud sekaligus koordinator lapangan Irvan Fachrizal menyebutkan, upaya itu sebagai bentuk perlindungan terhadap WNI yang tertahan di negara bagian di India. Diharapkan, selanjutnya repatriasi bisa dilaksanakan kembali.

"KBRI akan terus melakukan tugas perlindungan dengan mengidentifikasi WNI tertahan di seluruh negara bagian di India, agar dapat kembali ke Indonesia melalui program serupa. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, inshaallah ke depan akan lebih baik, dan WNI bisa segera berkumpul dengan keluarga di tanah air," katanya.

Respon positif disampaikan oleh WNI terhadap program ini. Salah satunya datang dari seorang ibu yang mengunjungi keluarganya di Amritsar, Punjab bernama Persen Kaur (77) yang sempat khawatir tak bisa kembali ke Indonesia.

"Saya sudah ingin sekali ikut repatriasi yang tanggal 18 Juli lalu, tapi karena saya sakit terpaksa nggak ikutan. Saya sudah khawatir nggak bisa pulang karena belum ada penerbangan komersial ke Indonesia. Syukur ada repatriasi ini yang dibantu pihak KBRI," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,