PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang Hingga 16 Agustus

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang Hingga 16 Agustus

PSBB proporsional Bodebek disesuaikan dengan kewaspadaan daerah khususnya di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan dalam bentuk PSBM. (foto - humas)

Bandung  -  Pemberlakuan  pembatasan  sosial  berskala  besar  (PSBB)  Proporsional  di  Kota / Kabupaten  Bogor,  Depok dan Kota/Kabupaten Bekasi (Bodebek) resmi diperpanjang hingga 16 Agustus 2020. Sedianya PSBB Proporsional di Bodebek berakhir, Sabtu 1 Agustus.

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar Nomor:443/Kep.419-Hukham/2020, tentang Perpanjangan Ketiga Pemberlakuan PSBB secara Proporsional di wilayah Bodebek yang diteken Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Kamis 30 Juli lalu.

Menurut Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid1-19 Jabar Daud Achmad, kepgub mengizinkan kepala daerah di kawasan Bodebek menerapkan PSBB Proporsional sesuai level kewaspadaan daerah masing-masing.

"Pemberlakuan PSBB proporsional tersebut disesuaikan dengan kewaspadaan daerah di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan, dalam bentuk PSBM (pembatasan sosial berskala mikro," kata Daud, Sabtu (1/8/2020).

Ia mengimbau, warga Bodebek untuk mematuhi semua ketentuan dan peraturan PSBB proporsional dan konsisten menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Keberhasilan pencegahan Covid-19 katanya, bisa dicegah dengan kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan. "Kunci keberhasilan PSBB proporsional di kawasan Bodebek yakni kedisiplinan warga, dalam mematuhi segara peraturan dan menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu, mata rantai penularan Covid-19 bisa diputus," tegas Daud.

Keputusan perpanjangan PSBB proporsional di wilayah Bodebek diselaraskan dengan kebijakan pemerintah DKI Jakarta, yang memperpanjang PSBB transisi hingga 13 Agustus 2020. Langkah itu pun didasarkan atas berbagai hasil kajian epidemiologi.

Daud menambahkan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga mengeluarkan Kepgub Nomor:443/Kep.420-Hukham/2020, tentang Perpanjangan Pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di luar kawasan Bodebek hingga 29 Agustus 2020. Masa AKB tahap pertama sendiri berakhir pada 31 Juli 2020.

Ia meminta kepada kepala daerah di 22 kabupaten/kota yang memberlakukan AKB, agar berkoordinasi dengan TNI/Polri dalam pengamanan dan pengawasan pelaksanaan AKB. "Masyarakat wajib mematuhi semua ketentuan AKB. Lalu masyarakat harus konsisten menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,