Dokter - Perawat di Yogya Ber-APD Jadi Model Fashion Show

Dokter - Perawat di Yogya Ber-APD Jadi Model Fashion Show

Sejumlah tenaga medis fashion show dengan mengenakan APD. (foto - ist)

Sleman  -  Suasana  berbeda  tampak  ketika  para  tenaga  kesehatan (Nakes)  terdiri  atas  dokter  dan  perawat  kenakan alat pelindung diri (APD) di kantor GM Production Sleman, Sabtu (1/8/2020).

Biasanya mereka menggunakan APD saat tengah bertugas merawat pasien guna melindungi diri agar tidak terpapar virus Corona (Covid-19). Namun, kali ini delapan nakes dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito menggunakan APD untuk tampil di atas catwalk.

Mereka pun berlenggak-lenggok layaknya model. Para nakes tampak memakai beragam Personal Protection Equipment (APD) yang diproduksi oleh UMKM di Yogyakarta. Beragam APD yang dipamerkan itu pun memiliki desain serta warna yang sudah sesuai standar.

Menurut CEO GM Production Indonesia Yurry Apretto, fashion show itu merupakan salah satu wujud terima kasih kepada nakes. Selama beberapa bulan terakhir mereka sudah berjuang di zona terdepan dalam penanggulangan Covid-19.

"Acara itu merupakan salah satu bentuk apresiasi dan terima kasih kami kepada nakes, yang telah berjuang di garda terdepan untuk menangani Covid-19," kata Yurry di sela acara Virtual Fashion Show Personal Protection Equipment (PPE) di studio GM Production Caturtunggal Depok Sleman.

Fashion show yang merupakan hasil kerja sama antara Relawan Sonjo, ID Photobook dan GM Production bagi Yurry, bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Terutama UMKM yang bergelut dalam produksi APD, karena seluruh APD yang dipamerkan merupakan buatan UMKM lokal.

"Ini merupakan momen bersejarah bagi Yogyakarta untuk bisa bersama-sama saling tolong untuk kembali memutar roda perekonomian. Seluruh APD yang dipamerkan semuanya produk UMKM lokal," tegasnya.

Acara yang disiarkan secara virtual itu menjangkau banyak pihak. Mulai dari KBRI maupun KJRI dari banyak negara. Ada juga beberapa pejabat pemerintah pusat, seperti Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Deputy General ADB Manila Edimon Ginting yang ikut bergabung.

Ada juga Zakki Mansoer selaku Direktur isDB Jeddah dan banyak pejabat yang lainnya. "Pak Teten juga ikut bergabung, banyak juga rekan-rekan kita di luar negeri yang ikut serta menyaksikan acara ini," kata Yurry.

Salah seorang nakes yang menjadi model Haris Yulianto, menyatakan pengalamannya sehari menjadi model. Ia senang bisa berpartisipasi dalam acara itu. "Ya ini pengalaman pertama jadi model, biasanya pakai APD saat di RS. Kalau soal panas memang semua APD itu panas, tapi yang ini sudah lebih nyaman," katanya.

Sementara itu, Direktur RSUP Dr. Sardjito, Rukmono Siswishanto yang juga hadir dalam acara itu mengatakan, APD yang digunakan sudah memenuhi syarat. "Memang APD tadi memenuhi syarat untuk mencegah Covid-19. Kalau soal modis dan warnanya, semua tidak ada masalah," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Fesyen,
Tags:,