Dua Perawat Positif Corona, 21 Nakes RSUD Sumedang Diisolasi

Dua Perawat Positif Corona, 21 Nakes RSUD Sumedang Diisolasi

Dua perawat positif Covid-19 21 Nakes RSUD Sumedang diisolasi di hotel. (foto - ist)

Sumedang - Sebanyak 21 tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang dikarantina di Hotel Kencana Sumedang, karena ada dua perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Diketahui, kedua perawat laki-laki itu berinisial AR (31) dan AI (40), keduanya merupakan warga Kecamatan Sumedang Selatan dan Sumedang Utara. Mereka merupakan perawat yang bertugas di ruang ICU.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri, ke-21 nakes itu bertugas di ICU bersama kedua perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Diduga ada kontak erat sehingga perlu dikarantina selama 14 hari.

"Mereka juga dikarantina di hotel itu sambil menunggu pelaksanaan swab test yang berlangsung pada hari ini," kata Iwa, Kamis (6/8/2020). Alasan nakes itu dikarantina di hotel untuk menghindari kontak erat dengan keluarga di rumah.

"Rumah sakit juga tidak memiliki mess karyawan, sedangkan kalau yang bersangkutan itu dikarantina di rumahnya masing-masing, kondisinya juga tidak memungkinkan," katanya.

Selain itu, mereka yang dikarantina di hotel itu kondisinya dalam keadaan sehat. Namun, belum bisa dipastikan apakah mereka terpapar atau tidak, meski sebelumnya mereka pernah melakukan kontak erat dengan dua perawat yang positif Covid-19.

Ia mengatakan, dengan adanya 21 petugas yang diisolasi manajemen RSUD Sumedang akan mengganti petugas ruang ICU dengan petugas dari poliklinik lain, agar pelayanan tetap berjalan. Pasalnya, di ruang ICU masih ada pasien yang dirawat.

"Kemungkinan tidak akan dilakukan penutupan (ruang ICU), karena masih ada pasien yang tidak bisa dipindahkan ke ruangan lainnya," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,