Warga Denmark Wajib Pakai Masker di Transportasi Umum

Warga Denmark Wajib Pakai Masker di Transportasi Umum

Denmark wajibkan warganya pakai asker di transportasi umum. (foto - 24news.am)

Kopenhagen  -  Perdana   Menteri  Denmark  Mette   Frederiksen  menyatakan,  pemerintahnya   mewajibkan  warganya untuk memakai masker di transportasi umum. Wajib masker tersebut bakal dimulai pada 22 Agustus.

Dilansir AFP, Sabtu (15/8/2020) Frederiksen meminta warga Denmark untuk tidak lengah dan menghormati aturan jarak sosial dan kebersihan. Pihak berwenang Denmark merekomendasikan masker di transportasi umum selama waktu sibuk.

Masker wajib digunakan di enam wilayah, termasuk kota kedua Aarhus di negara itu, di mana penyebaran virus lebih besar. "Kami telah menyaksikan peningkatan jumlah orang yang terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Denmark, dengan beberapa kelompok lokal," kata Tyra Grove Krause, seorang pejabat dari otoritas pengendalian penyakit menular.

"Beberapa wabah terkendali dan yang lainnya akan segera terjadi". Untuk diketahui, Denmark telah mendaftarkan total kasus positif Corona sebanyak 15.859 kasus dengan sebanyak 621 orang meninggal dunia.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat AS (CDC) mengimbau publik, untuk menghindari pemakaian masker yang memiliki ventilasi atau katup. Masker dengan jenis itu dinilai tidak efektif dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Masker dengan katup atau ventilasi pernapasan "Tidak" boleh dipakai untuk membantu mencegah orang yang memakai masker menyebarkan Covid-19 ke orang lain," sebut laman resmi CDC terkait pedoman barunya.

Jenis masker dengan katup searah seperti itu biasa digunakan di industri untuk menangkal polusi. Katupnya bisa menghalangi partikel dari luar untuk masuk ke pernapasan, tetapi memungkinkan udara dari dalam untuk keluar dengan lebih lancar.

"Masker dengan katup atau ventilasi satu arah memungkinkan udara yang dihembuskan keluar melalui lubang. Hal itu memungkinkan percikan pernapasan yang dihembuskan dapat mencapai orang lain dan berpotensi menyebarkan virus Covid-19," demikian tulis CDC.

The Washington Post pun melansir, CDC merekomendasikan masker kain sederhana sebagai gantinya. Masker kain bisa mencegah sebagian besar percikan droplet yang berpotensi menular saat bertahan di udara, masker itu jauh lebih nyaman digunakan daripada masker N95.

Diketahui, masker selama ini diyakini bisa mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Masker membantu menghalangi percikan droplet atau mikrodroplet yang bisa bertahan di udara, disebarkan dari orang yang terinfeksi Corona. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,