Gadis ABG Dijadikan PL, Pemilik Karaoke di Semarang Ditangkap

Gadis ABG Dijadikan PL, Pemilik Karaoke di Semarang Ditangkap

Pemilik karaoke di semarang ditangkap. (foto - ist)

Semarang - Polisi menangkap pemilik karaoke di Semarang bernama Raka Pradi W (23) karena mempekerjakan gadis di bawah umur. Gadis itu dipekerjakan sebagai pemandu lagu (PL).

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Asep Mauludin mengatakan, dari informasi karaoke milik tersangka memperkerjakan gadis di bawah umur. Lalu Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Semarang melakukan penelusuran dan menemukan ada gadis berusia 17 tahun yang dipekerjakan sebagai pemandu lagu.

"Tersangka memperkerjakan anak di bawah umur yang dipekerjakan sebagai pemandu lagu dan bertugas melayani tamu karaoke," kata Asep di Mapolrestabes Semarang, Rabu (19/8/2020).

Kanit PPA Polrestabes Semarang AKP Dhayita Daneswari mengatakan, korban yang berasal dari luar kota itu memang mencari pekerjaan dan bertemu tersangka. Korban awalnya tidak tahu dengan pekerjaan yang harus memakai pakaian seksi, dan ikut menemani pelanggan karaoke untuk menenggak minuman keras.

"Anak ini tidak tahu kalau harus pakai pakaian minim dalam bekerja. Harus mau karena ancamannya tidak boleh bekerja kalau tidak pakai pakaian minim atau seksi. Dalam melayani tamu ia juga harus ikut minum sesuai keinginan pelanggan," katanya.

Berdasarkan penuturan tersangka Raka, korban datang sendiri untuk bekerja. Ia membayar korban Rp 50 ribu per jam pelayanan dan sudah berlangsung sekitar satu bulan.

"Datang daftar, kalau freelance tidak ditanya (umur). Upah Rp 50 ribu per jam, saya dapat Rp 15 ribu," kata tersangka Raka.

Penangkapan dilakukan pada 21 Juli 2020 lalu. Tersangka dijerat Pasal 88 jo Pasal 76 I UU nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau pengusaha dilarang memperkerjakan anak dan Pasal 183 jo Pasal 74 (2) huruf D UU RI nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. "Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," tegas Asep. (Jr.)**

.

Tags:,