Pembatasan pada Fase AKB di Jabar Hanya Wilayah Bodebek

Pembatasan pada Fase AKB di Jabar Hanya Wilayah Bodebek

Okupansi hotel di Jabar mjulai menggeliat di fase AKB. (foto - ist)

Bandung  -  Gubernur   Jabar  Ridwan  Kamil  memastikan,  tak  ada  lagi  pembatasan  yang  diberlakukan  pada  sejumlah bidang dalam fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Pembatasan di Jabar hanya dilakukan di wilayah Bodebek, yang hingga saat ini masih memberlakukan PSBB proporsional.

"Selama AKB sudah tidak ada lagi larangan kecuali zona PSBB yang ada di wilayah Bodebek. Jadi kalau ditanya apakah PSBB masih ada, baru saya tanda-tangani perpanjangannya di Bodebek, di luar itu melakukan AKB," kata Emil di Bandung, Rabu (19/8/2020).

Meski sudah tak ada lagi pembatasan di non-Bodebek Emil mengimbau, kepada masyarakat agar senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan mengenakan masker.

"Tidak ada pembatasan lagi, tapi memohon kedisiplinan orang memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan di semua kegiatan. Baik pariwisata dan ekonomi kecuali pendidikan harus lebih hati-hati karena ada satu dan lain hal yang harus lebih diutamakan," katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), Rabu 19 Agustus pukul 14.00 WIB, jumlah pasien yang terkonfirmasi di Jabar 8.685 orang, sedangkan pasien yang meninggal 238 orang dan sembuh 4.729 orang. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,