Pengantin Baru di Pangandaran Positif Covid-19 usai Resepsi

Pengantin Baru di Pangandaran Positif Covid-19 usai Resepsi

Pasangan pengantin baru di Cimerak Pangandaran positif Covid-19 setelah digelar resepsi. (foto - ant)

Pangandaran  -  Sedikitnya  enam  warga  dinyatakan  positif  Covid-19  seusai  gelaran  resepsi  pernikahan  di Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, pada Minggu 16 Agustus. Dua dari enam orang yang dinyatakan positif itu, yakni pasangan suami istri yang menikah.

Berdasarkan ketrangan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki, awalnya ada seorang pasien yang dinyatakan positif pada Rabu 19 Agustus. Sebelum dinyatakan positif, ia sempat dirawat di salah satu klinik dengan gejala sesak napas.

"Ketika dirujuk ke RSUD Pandega Kabupaten Pangandaran, pasien menjalani uji usap (swab test) dan dinyatakan positif. Ia menggelar resepsi Minggu kemarin. Yang positif itu adalah pengantin laki-lakinya," sebut Yani, Kamis (20/8/2020).

Diketahui, pengantin baru yang positif itu berasal dari Halmahera Maluku Utara. I sebelumnya sempat menjalani tes swab dua kali di pelabuhan dan dinyatakan negatif, sehingga bisa menggelar resepsi pernikahan dengan perempuan pilihannya di Pangandaran.

Ia pun menikah di Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran dengan perempuan warga asli. "Setelah menjalani resepsi, pengantin laki-laki itu mengalami gejala sesak napas. Pasien itu sempat dirawat di klinik, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Pandega dan dinyatakan positif Covid-19," katanya.

Setelah satu orang dinyatakan positif lanjut Yani, tim surveilans langsung melakukan penelusuran kepada warga yang melakukan kontak erat dengan pasien. Hasilnya, dari 11 orang yang dites swab, lima diantaranya positif dan salah satunya adalah istrinya.

Sedangkan sisanya adalah keluarga dari kedua belah pihak. "Total untuk sementara ada enam orang yang positif dari klaster resepsi pernikahan tersebut. Tiga orang di antaranya dari Halmahera dan tiga asal Pangandaran," tegas Yani.

Dugaan sementara, virus Covid-19 dibawa oleh pengantin laki-laki dalam resepsi dan menyebar dalam acara tersebut. Sejauh ini, petugas masih terus melakukan penelusuran orang yang melakukan kontak erat dengan pasien.

"Atas adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 dari acara resepsi pernikahan, kami telah berkoordinasi dengan camat setempat. Untuk sementara, kegiatan resepsi pernikahan di Kecamatan Cimerak akan ditiadakan. Untuk resepsi di wilayah lain masih bisa, asal protokol kesehatan masih harus diterapkan," katanya.

Pemkab Pangandaran sendiri sebetulnya sudah menyusun aturan teknis terkait pelaksanaan acara resepsi pernikahan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Jika penerapan protokol kesehatan itu dipatuhi, tak akan ada klaster baru dari acara pernikahan.

"Misalnya pariwisata, sejak dibuka tak ada kasus di destinasi wisata. Itu karena protokol kesehatan kita terapkan secara ketat dan baik. Mudah-mudahan juga tidak ada kasus lain khususnya dari sektor wisata," katanya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran, hingga Kamis 20 Agustus terdapat 40 kasus terkonfirmasi positif. Sebanyak 29 orang dinyatakan sembuh dan 11 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,