Kasus RTH, KPK Periksa Walkot Bandung-Wabup Sumedang

Kasus RTH, KPK Periksa Walkot Bandung-Wabup Sumedang

Gedung Satuan Sabhara Polrestabes Bandung Jalan Ahmad Yani. (foto - ist)

Bandung  -  Sedikitnya 14 eks  anggota  DPRD  Kota  Bandung  termasuk  Oded  M  Danial  dan  Erwan  Setiawan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan korupsi ruang terbuka hijau (RTH) Kota Bandung.

Pemeriksaan KPK berlangsung di Gedung Satuan Sabhara Polrestabes Bandung (bekas Mapolres Bandung Tengah) Jalan Ahmad Yani Bandung, Rabu (2/9/2020).

Salah satu mantan anggota DPRD Kota Bandung Haru Suandharu yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Jabar, ikut diperiksa dalam pemanggilan oleh KPK. Haru pun tiba di eks gedung Mapolres Bandung Tengah itu pada Rabu siang.

"Akan saya jelaskan nanti setelah pemeriksaan selesai dilakukan," kata Haru Suandharu, yang saat menjadi anggota DPRD Kota Bandung menjabat sebagai anggota Badan Anggaran.

Diketahui, nama-nama yang ikut diperiksa KPK antara lain mantan Ketua DPRD Kota Bandung periode 2009 - 2014 Erwan Setiawan, mantan anggota DPRD Kota Bandung 2009 - 2014 Teddy Setiadi, Isa Subagja, Asep Dedi Supriyadi, Entin Kartini, Teten Gumilar, Agus Gunawan, Ani Sumarni, Antaria Pulwan, Entang Suryaman, Heru Suhandaru, Tedy Rusmawan, Oded Mohamad Danial dan Rieke Suryaningsih.

Berdasarkan surat dakwaan JPU KPK No 39/TUT.01.04/24/06/2020 dan 40/TUT.01.04/24/06/2020, sedikitnya ada belasan nama-nama pejabat, anggota DPRD Kota Bandung dan pihak makelar yang kecipratan 'uang haram' dugaan korupsi RTH, dengan nilai berkisar Rp 35 juta hingga Rp 19,1 miliar.

Sebelumnya, Plt. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyatakan, KPK juga telah memeriksa 12 saksi dalam penyidikan untuk tersangka Dadang. "Penyidik mengonfirmasi kepada para saksi terkait proyek yang diduga dilakukan oleh tersangka DS, dalam pengadaan tanah untuk RTH dan peruntukan lain. Antara lain pembangunan sarana pendidikan, pertanian dan perkantoran di atas lahan RTH," katanya.

Diketahui, Dadang telah ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 21 November 2019 lalu, dan telah menjalani penahanan di Rutan Kelas I Jakarta Timur Gedung Merah Putih KPK.

Dalam kasus tersebut, KPK pun telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni Herry Nurhayat dan dua mantan anggota DPRD Kota Bandung Kadar Slamet (KS) dan Tomtom Dabbul Qomar (TDQ). Ketiganya tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.

Dadang disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,