Bandung Perketat AKB, Tak Ada Penutupan Jalan Siang Hari

Bandung Perketat AKB, Tak Ada Penutupan Jalan Siang Hari

Jalan Asia Afrika Bandung ditutup di malam hari. (foto - ist)

Bandung  -  Pemerintah   Kota   (Pemkot)   Bandung   memutuskan  untuk   tidak   memberlakukan  kembali   pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pemkot akan tetap memberlakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB), namun kali ini akan semakin ketat.

"Mengingat eskalasi kasus Covid-19 di Kota Bandung kami akan memberlakukan AKB yang diperketat. Kami akan memperketat pengawasan dan pengendalian terhadap izin usaha dan operasional," kata Walikota Bandung Oded M Danial dalam konferensi pers di Balaikota Bandung, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, selain melakukan pengetatan pengawasan terhadap izin usaha dan operasional di beberapa sektor, pihaknya juga melakukan pembatasan di beberapa ruas jalan di wilayah Kota Bandung.

"Sejumlah ruas jalan juga tetap akan dibatasi," katanya. Sejauh ini, Kota Bandung berada di zona oranye. Artinya, kota yang memiliki tingkat risiko penyebaran Covid-19 sedang.

Diketahui, saat ini angka reproduksi kota Bandung masih berada di angka 0,81. Dengan angka reproduksi yang masih di bawah 1, Oded mengklaim jika kasus Covid-19 masih terkendali.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menyatakan, kebijakan memperkat AKB tersebut tidak akan sama seperti pada saat awal penerapan Pembatasan Sosial Berksala Besar (PSBB).

Ia menjelaskan, tidak akan ada penutupan jalan di siang hari maupun cek poin saat fase AKB yang diperketat yang mulai diterapkan mulai hari Senin 14 september 2020.

Namun demikian, penutupan sejumlah ruas jalan protokol pada malam hari akan tetap dilakukan mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. "Tidak akan ada penutupan jalan di siang hari. Untuk malam, tetap diberlakukan penutupan di sejumlah ruas jalan," katanya.

Ema mengatakan, selama fase pengetatan AKB akan diwarnai dengan banyaknya jumlah personel Gugus Tugas Covid-19 yang berpatroli di ruang publik wilayah Kota Bandung, khususnya pada malam hari.

Hal itu dilakukan agar kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan bisa makin meningkat. "Untuk itu jangan kaget kalau Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung akan lebih banyak di ruang publik. Jadi, patoli di malam hari akan dimaksimalkan," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,