29 Pelajar di Sukabumi Positif Corona, Pesantren Jadi Klaster

29 Pelajar di Sukabumi Positif Corona, Pesantren Jadi Klaster

Pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Kota Sukabumi. (foto - ist)

Sukabumi  -  Sedikitnya  29  pelajar  dari  salah  satu  institusi  pendidikan  keagamaan  di  Kecamatan  Gunungpuyuh  Kota Sukabumi dinyatakan positif Corona (Covid-19). Sejumlah penanganan dilakukan, termasuk melakukan swab ke semua yang berkaitan dengan klaster di pesantren itu.

Berdasarkan laporan dari Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi, jumlah pasien terkonfirmasi positif Corona ada 42 orang masih menjalani isolasi, 29 di antaranya berasal dari klaster pesantren.

Satgas GTTP Covik-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana membenarkan hal itu. "Kasus penambahan dari institusi pendidikan keagamaan, kondisi siswanya sehat semua dan dalam kondisi baik. Mungkin dalam dua tiga hari ke depan dinyatakan sembuh," kata Wahyu, Sabtu (12/9/2020).

Ia menjelaskan, status pasien adalah pelajar yang berada di lingkungan pesantren. Untuk penyebaran Covid-19 itu karena berada di satu lingkungan. Seluruh pelajar tersebut saat ini menjalani isolasi di dalam area pesantren.

"Mayoritas mereka adalah siswa. Mereka satu lingkungan dan kontaknya dekat, kita lakukan swab ke semua yang berkaitan dengan klaster tersebut," tegas Wahyu.

Mengenai aktivitas lanjutnya, sejauh ini berjalan seperti biasa. Namun begitu sesuai kebijakan atau aturan protokol kesehatan dilakukan ketat di tempat itu. "Aktivitas berjalan seperti biasa, hanya mereka tidak boleh keluar masuk di lokasi. Tidak ada lockdown hanya pembatasan aktivitas keluar masuk saja," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,