5 Menit Emil rasakan Pegal usai Suntik Vaksin Covid-19 ke-2

5 Menit Emil rasakan Pegal usai Suntik Vaksin Covid-19 ke-2

Ridwan Kamil bergaya setelah disuntik vaksin Covid-19 kedua kali di Puskesmas Jalan Garuda Bandung. (foto - ant)

Bandung  -  Gubernur  Jabar  Ridwan  Kamil  mengaku  merasa  pegal  dan  sulit  mengangkat  tangan  selama  lima  menit setelah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda Kota Bandung, Senin (14/9/2020).

Hal itu pula yang pernah dirasakannya ketika dilakukan penyuntikan pertama sekitar dua pekan yang lalu. Diketahui Emil, Kapolda Jabar, Pangdam III Siliwangi dan Kajati Jabar menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19 yang dilakukan Universitas Padjadjaran (Unpad).

"Setelah itu 30 menit kami harus menunggu reaksi rata-rata aman kalau saya pribadi selama 5 menit, mengulangi reaksi yang sama di tubuh saya, jadi agak pegal setelah 5 menit," katanya. Setelah ini, ia dan pimpinan Forkompimda lainnya akan mengunjungi Puskesmas Garuda lagi dua pekan ke depan, untuk melihat apakah ada reaksi positif, yakni bertambahnya imunitas dan antibodi dari relawan.

"Mudah-mudahan pemberian vaksin ini memberikan harapan kepada seluruh warga Indonesia, ikhtiar proses ini kita doakan sama-sama agar berhasil. Kalau tidak berhasil kita juga harus cari cara lagi. Mencari ending dari covid, kalau vaksin ini Insyaallah berhasil maka ini memberikan harapan," katanya.

Menurutnya, selain uji klinis yang dilakukan Sinovac, pemerintah tengah mengembangkan vaksin lain, yakni Merah-Putih. "Prinsipnya dari daerah mana saja yang paling cepat dan paling terpercaya, karena prosesnya setelah ini produksi menjadi tantangan dan penyuntikannya pun lebih menantang".

"Sebab, nyuntiknya harus dua kali dibayangkan manajemen ratusan juta kali (penyuntikan) dikalikan dua periode. Itu tantangan terbesarnya. Masukan dari kami salah satunya mungkin TNI-Polri bisa diperbantukan untuk mempercepat prosesnya," tegas Emil. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,