Emil Tanggapi Santai Kritikan

Emil Tanggapi Santai Kritikan

Beginilah kemewahan trotoar dari batu granit buatan China. (Foto : Cikalnews/ADE)

Bandung – Berbagai kritikan yang ditujukan ke Walikota Bandung, Ridwan Kamil karena ide dan gagasannya memperbaiki drainase dan trotoar dengan biaya yang cukup besar ditanggapinya dengan santai.

 

Menurut pengakuan Walikota yang akrab disapa Emil ini, hal tersebut cukup wajar dan tidak berlebihan karena program yang digagasnya untuk memperbaiki atau merevitalisasi drainase dan trotoar itu punya manfaat cukup panjang.

 

“Inikan proyek jangka panjang, wajar jika dana yang dikeluarkannya sedikit besar. Proyek ini jika sudah selesai dampaknya akan bisa dirasakan oleh anak cucu kita ke depan. Jika drainase di Bandung diperbaiki maka banjir di Bandung ke depan sudah tidah ada lagi. Jadi ini jangka panjang hingga puluhan tahun ke depan manfaatnya,” aku Ridwan Kamil di Plaza Balai Kota, Jl. Wastu Kencana, Kota Bandung, Minggu (7/12/2014).

 

Emil menambahkan, Pemkot Bandung sudah memikirkan proyek ini dengan matang dan menyiapkan anggarannya dari APBD 2014.

 

“Kita sudah pikirkan dampak dan kepentingan dari proyek perbaikan drainase dan trotoar ini. Drainase untuk mencegah banjir di Kota Bandung, sedangkan trotoar agar jalan yang kerap dilalui para wisatawan bisa menjadi indah,” tambahnya.

 

Proyek perbaikan trotoar dan drainase di Jl. Braga dan Jl. RE. Martadinata, Kota Bandung menelan biaya relatif besar yaitu sekitar Rp 90 miliar. Dana itu dianggap fantastis oleh berbagai pihak dan diklaim sebagai pemborosan APBD, termasuk oleh para anggota DPRD Kota Bandung.  (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,