Rekor, 160 Kasus Kematian Covid-19 Indonesia Dalam Sehari

Rekor, 160 Kasus Kematian Covid-19 Indonesia Dalam Sehari

Prosesi pemakaman jenazah Covid-19 di kompleks pemakaman Pondok Ranggon Jakarta. (foto - ant)

Jakarta  -  Kasus  kematian  akibat  virus  Corona  (Covid-19)  di  Indonesia  terus  bertambah.  Hari  ini  ada penambahan  pasien meningal akibat Corona mencatatkan rekor tertinggi selama pandemi mencapai 160 kasus, sehingga total menjadi 9.837 orang, Selasa (22/9/2020).

Angka tersebut merupakan yang terbanyak sejak pandemi. Sebelumnya, rekor penambahan kasus kematian tertinggi tercatat pada 22 Juli 2020. Ketika itu penambahan jumlah pasien meninggal sebanyak 139 orang.

Untuk hari ini, pemerintah melaporkan ada penambahan sebanyak 4.071 kasus positif baru Corona yang terkonfirmasi di Tanah Air. Dengan demikian, total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 252.923 kasus. (Jr.)**

Sebaran 160 pasien meninggal Selasa 22 September :

Aceh 6
Bali 7
Banten 16
DKI Jakarta 30
Jawa Barat 11
Jawa Tengah 42
Jawa Timur 25
Kalimantan Timur 5
Nusa Tenggara Barat 2
Sumatera Selatan 1
Sumatera Barat 2
Sulawesi Utara 1
Sumatera Utara 1
Sulawesi Tenggara 2
Sulawesi Selatan 1
Sulawesi Tengah 1
Lampung 1
Maluku Utara 1
Maluku 1
Papua 2
Gorontalo 2

5 provinsi dengan kumulatif jumlah kasus Corona terbanyak 22 September :

- DKI Jakarta : 64.554 kasus
- Jawa Timur : 41.417 kasus
- Jawa Tengah : 19.982 kasus
- Jawa Barat : 18.077 kasus
- Sulawesi Selatan : 14.524 kasus.

2 provinsi tidak ada kasus baru Corona 22 September :

- Jambi
- Kalimantan Tengah

Sebaran 4.071 kasus positif baru Corona Selasa 22 September :

DKI Jakarta: 1.236 kasus
Jawa Barat: 575 kasus
Jawa Timur: 341 kasus
Riau: 253 kasus
Jawa Tengah: 228 kasus
Sumatera Barat: 201 kasus
Banten: 129 kasus
Sulawesi Selatan: 121 kasus
Kalimantan Timur: 114 kasus
Bali: 108 kasus
Sumatera Utara: 98 kasus
Aceh: 91 kasus
Kalimantan Selatan: 85 kasus
Papua: 73 kasus
Papua Barat: 71 kasus
DI Yogyakarta: 67 kasus
Sumatera Selatan: 48 kasus
Sulawesi Tenggara: 38 kasus
Maluku: 37 kasus
Sulawesi Barat: 25 kasus
Lampung: 24 kasus
Kepulauan Riau: 23 kasus
Sulawesi Utara: 12 kasus
Kalimantan Barat: 11 kasus
Kalimantan Utara: 11 kasus
Nusa Tenggara Barat: 11 kasus
Nusa Tenggara Timur: 11 kasus
Sulawesi Tengah: 9 kasus
Bangka Belitung: 8 kasus
Bengkulu: 5 kasus
Gorontalo: 4 kasus
Maluku Utara: 3 kasus

38 kab/kota yang naik dari zona risiko sedang menjadi zona risiko tinggi :

1. Aceh
- Aceh Selatan
- Simeulue
- Kota Banda Aceh

2. Sumatera Utara
- Langkat
- Kota Binjai
- Kota Tebing Tinggi

3. Sumatera Barat
- Pesisir Selatan
- Agam
- Kota Padang
- Kota Bukittinggi

4. Riau
- Pelalawan
- Kota Dumai

5. Sumatera Selatan
- Lahat

6. DKI Jakarta
- Jakarta Selatan

7. Jawa Barat
- Karawang
- Kota Cirebon
- Kota Bekasi

8. Jawa Timur
- Probolinggo
- Mojokerto
- Kota Probolinggo
- Kota Batu

9. Banten
- Tangerang
- Kota Cilegon
- Kota Tangerang Selatan
- Kota Tangerang

10. Bali

- Tanbanan

11 Kalimantan Tengah
- Kotawaringin Timur
- Barito Selatan

12. Kalimantan Selatan
- Balangan

13. Kalimantan Timur
- Kutai Kartanegara

14. Sulawesi Selatan
- Kepulauan Selayar

15. Gorontalo
- Bone Bolango

16. Papua
- Mimika
- Kota Jayapura

17. Papua Barat
- Manokwari
- Teluk Bintuni
- Kota Sorong

.

Categories:Nasional,
Tags:,