3 Tewas, Topan Hagupit Hantam Filipina

3 Tewas, Topan Hagupit Hantam Filipina

Ilustrasi Topan.(Foto:Net)

Tacloban - Akibat terkena imbas topan Hagupit yang menghantam negara kepulauan Filipina sejak Sabtu, menyebabkan tiga warga Filipina tewas. Pada hari ini, topan tersebut masih menghajar Filipina kendati kekuatannya berkurang.
 
Dilansir dari Reuters, Minggu (7/12) tiga orang yang tewas itu akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang. Satu di antaranya merupakan penduduk kota Dolores. 
 
Selain menewaskan tiga warga, topan itu   juga menghancurkan rumah-rumah mereka. Menurut keterangan Wali Koya Desa Dolores di Pulau Samar, Emiliana Villacarillo, sebanyak 80 persen rumah warga hancur. "Hanya rumah besar yang masih berdiri kokoh," katanya.
 
Dia mengatakan, hasil panen warga yang dijadikan penghasilan utama juga rusak akibat terbawa banjir. Banyaknya rumah warga yang rusak, juga dibenarkan oleh Menteri Dalam Negeri, Manuel Roxas. "Kerusakan di rumah-rumah warga amat besar karena angin yang kuat. Akhirnya, banyak warga yang terpaksa kembali ke pusat pengungsian malam ini, khususnya mereka yang semalam kabur dari sini," kata Roxas. 
 
Situasi diperparah dengan terhentinya pasokan listrik ke beberapa daerah seperti Samar, dekat area Provinsi Leyte termasuk kota Tacloban. Tahun lalu, Tacloban menjadi daerah terparah di Filipina yang tersapu Topan Haiyan. Sebanyak 3.500 orang dilaporkan tewas di kota itu.
 
Kondisi serupa juga ditemukan di pusat Kota Masbate, bagian dari Pulau Cebu dan sebagian area selatan di Pulau Luzon. Bahkan, jalur komunikasi ikut terputus.
 
Kepala Militer, Jenderal Gregorio Catapang mengatakan, hampir 2.000 tentara telah mengosongkan jalan dan dua bandara di Samar untuk memudahkan transportasi pesawat dan truk pembawa makanan. 
 
Sementara, tim penyelamat juga membersihkan jalan-jalan di kota Dolores dari 25 hingga 30 pohon besar yang tumbang. Beberapa warga telah mengantre di jalan-jalan dan memohon diberi makanan, air dan pasokan bantuan lainnya.(Jr.)**
.

Categories:Internasional,