Desainer Dinni Adrian bagikan Masker Batik kepada Jurnalis

Desainer Dinni Adrian bagikan Masker Batik kepada Jurnalis

Masker batik burung Kutilang dan bunga Patrakomala karya desainer Dinni Adrian. (foto - ist)

Bandung  -  UNESCO   telah  menetapkan  batik  sebagai  Warisan  Kemanusiaan  untuk  Budaya  Lisan  serta  Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity), pada 2 Oktober 2009. Tanggal itu pun diperingati sebagai Hari batik nasional.

Seorang desainer batik asal Bandung Dinni Adrian, memperingati hari batik tersebut dengan membagi-bagikan masker batik yang menjadi salah satu karyanya. Masker batik tersebut dibagikan kepada jurnalis di wilayah Bandung, dan Humas Pemkot Bandung, Jumat (2/10/2020).

Hal tersebut dilakukan sebagai empati terhadap penyebaran Covid-19 di Kota Bandung, yang sempat menyerang para awak media beberapa waktu lalu. Perempuan yang menjadikan namanya sebagai brand karya batik itu berbagi masker, sebagai simbol kebanggaan terhadap batik dan empati dengan pandemi Covid-19.

"Kenapa jurnalis, karena saya melihat mereka juga merupakan bagian dari garda terdepan di masa pandemi Covid-19 ini. Semoga apa yang saya lakukan dapat membantu mereka dalam menerapkan protokol kesehatan saat bekerja," kata Dinni di Balaikota Bandung.

Ia mengklaim, masker yang dibuatnya sudah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Yakni menggunakan kain katun ganda dilengkapi dengan filter penyaring dari lapisan kain. Sementara untuk motif batik yang dipilihnya, yakni motif asli Bandung.

"Saya membuat masker batik itu sesuai dengan standar SNI lapis dua, jadi ada untuk lapisan masuk filter juga, sehingga aman untuk dipakai karena scuba tidak boleh. Masker yang dibagikan untuk para jurnalis itu pun saya kasih desain sendiri, yakni motif ciri khas Bandung Burung Kutilang dan Bunga Patrakomala," tegas Dinni.

Karya batik Dinni sendiri tidak hanya dipakai untuk desain masker, karena pemilik akun @mrs.dinniadrian itu pun membuat beragam karya di bidang fesyen. Antara lain jaket, t-shirt, celana yang dihadirkan dengan model kekinian dan menarik.

Bahkan, karyanya tersebut sudah berhasil dipasarkan antara lain ke Bali, Kalimantan, Aceh, Sulawesi, Papua hingga ke Amerika dan Hongkong. (Jr.)**

.

Categories:Fesyen,
Tags:,