Pendaftaran Pengawas TPS di Pilwali Surabaya Tidak Laku

Pendaftaran Pengawas TPS di Pilwali Surabaya Tidak Laku

Pendaftaran Pengawas TPS di Pilwali Surabaya Tidak Laku. (foto - ist)

Surabaya - Jelang tiga hari penutupan waktu perekrutan petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) di Pilwali Surabaya yang dibuka Bawaslu sepi peminat.

Menurut Ketua Bawaslu Surabaya M Agil Akbar, pihaknya mulai membuka perekrutan sejak 3 Oktober hingga 15 Oktober mendatang. Dari rentang waktu tersebut, pendaftar hanya sekitar 2.031 orang.

"Data yang telah direkapitulasi oleh Bawaslu tentang pendaftar pengawas TPS se-Surabaya masih 2.031. Sehingga kekurangannya masih ada sebanyak 3.153 pengawas TPS," kata Agil, Senin (12/10/2020).

Untuk kebutuhan PTPS lanjutnya, idealnya jumlahnya dua kali lipat dari kebutuhan, yakni seharusnya mencapai 10.368 PTPS. "Bawaslu Surabaya menargetkan, jumlah pendaftar ideal 2 kali lipat kebutuhan atau 10.368 PTPS," katanya.

Ia mengatakan, sepinya peminat PTPS diduga karena terkendala khawatir akan diirapid test saat diterima. Untuk itu, banyak di antaranya mereka yang kemudian mengundurkan diri. "Kendalanya terkait rapid warga, yang sebelumnya antusias jadi berpikir ulang jika terpilih".

Menurutnya, hingga batas waktu tanggal 15 Oktober pendaftar masih sepi, untuk itu pihaknya akan melakukan perpanjangan pendaftaran. Adapun perpanjangannya akan dilakukan sejak tanggal 16 Oktober hingga 19 Oktober.

"Ya terpaksa kami akan memperpanjang waktu perekrutan, mulai tanggal 16 sampai dengan 19 Oktober mendatang," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,