Bio Farma Patok Harga Vaksin Sinovac Diproduksi Awal 2021

Bio Farma Patok Harga Vaksin Sinovac Diproduksi Awal 2021

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir. (foto - ist)

Bandung  -  Direktur Utama  Bio  Farma  Honesti  Basyir  menyatakan,  pihaknya  telah  menetapkan  kisaran  harga  untuk vaksin virus Corona (Covid-19) yang akan diedarkan di Indonesia.

Honesti memastikan, harga untuk vaksin virus Corona di Indonesia tidak akan memberatkan pemerintah. Lewat keterangan resmi Bio Farma, Honesti Basyir menyatakan, kisaran harga vaksin virus Corona sekitar Rp 200 ribu.

Kisaran harga tersebut disampaikan Honesti sebagai respons terhadap pemberitaan, mengenai harga vaksin virus Corona di Brazil dengan harga 1.96 dolar AS per dosis. Hal itu sudah dibantah oleh pihak Sinovac, melalui surat resmi yang dikirimkan ke PT Bio Farma.

Seperti diketahui, calon vaksin virus Corona yang akan diedarkan di Indonesia masih berada di tahap uji klinis yang dilakukan di Bandung. "Jika uji klinis berjalan lancar, rencananya pada Januari 2021 kita akan mulai produksi vaksin," tegas Honesti.

Sementara itu, Project Integration Manager Research & Development Bio Farma Neni Nurainy memastikan, proses uji klinis vaksin Sinovac yang tengah dilakukan diperkirakan akan rampung pada Januari 2021.

Oleh karena itu Neni pun optimis, vaksin Sinovac tersebut akan bisa mulai diproduksi secara massal sekitar akhir Januari atau awal Februari 2021. "Kemungkinan kita bisa produksi vaksin Sinovac secara massal pada akhir Januari atau awal Februari tahun depan," kata Neni, Kamis (15/10/2020).

Neni mengaku, sebenarnya proses uji klinis itu pun masih bisa dipercepat. Saat ini setidaknya sudah ada 1.564 subjek yang disuntik dengan vaksin Sinovac. Selain itu, ada sekitar 843 subjek dari 1.620 subjek lainnya, yang telah mendapatkan suntikan vaksin kedua.

Apabila nanti vaksin tersebut diproduksi katanya, Bio Farma akan mengajukan Emergency Use Authorization (EUA) kepada pihak BPOM. "Nanti kita ajukan EUA ke Badan POM dan waktunya paling lambat 20 hari dari jadwal pengajuan dari Bio Farma ke Badan POM," tegas Neni.

Selain itu, ia pun menjelaskan soal vaksin asal Cina yang siap disuntikkan pada November dan Desember 2020. Vaksin siap pakai tersebut telah diimpor dari tiga perusahaan, yakni Cansion, G42 Sinopharm dan Sinovac. "Untuk November dan Desember itu pemerintah merencanakan mengimpor vaksin jadi," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,