Pesawat Qantas Mendarat Darurat

Pesawat Qantas Mendarat Darurat

Ilustrasi Foto.(Foto:Net)

Melbourne - Satu pesawat Qantas yang melakukan penerbangan internasional telah dipaksa untuk turun dan mendarat darurat di Australia Barat pada Senin pagi, setelah penyejuk udara pesawat itu tak berfungsi.
 
Pesawat jet A380 tersebut sedang melakukan penerbangan dari Dubai, Uni Emirat Arab, menuju Sydney, Australia, ketika penyejuk udaranya tak berfungsi saat berada 700 kilometer dari Australia Barat.
 
Kapten pesawat itu segera meminta pendaratan prioritas di Bandar Udara Perth dan menurunkan pesawatnya dari 12.000 meter ke 2.700 meter, untuk membantu menstabilkan tekanan udara di dalam kabin pesawat.
 
Setelah berpusat untuk waktu tertentu di lepas pantai Australia dalam upaya membuang bahan bakar dan mencapai ketinggian yang aman untuk mendarat, pesawat tersebut dengan selama mendarat di Perat, 90 menteri setelah melaporkan masalah awal.
 
Seandainya pesawat itu melanjutkan penerbangannya ke Sydnya, seluruh kabin tentu telah mengalami penurunan tekanan udara, kata Xinhua, Senin siang (8/12/2014).
 
"Qantas dengan Nomor Penerbangan QF-2 --yang melakukan penerbangan dari Dubai ke Sydney dialihkan ke Perth akibat gangguan penyejuk udara. Gangguan muncul sekitar satu jam dari Perth," demikian antara lain isi pernyataan dari Qantas, Senin pagi.
 
"Sebagai pencegahan, kapten menurunkan pesawat sampai ketinggian 10.000 kaki dan meminta izin untuk mendarat darurat," katanya.
 
"Pesawat tersebut mendarat dengan selamat dan sedang diperiksa oleh para teknisi," tambahnya.
 
"Karena anggota awak sudah mencapai batas tugas maksimal sebelum masalah itu dapat diselesaikan di darat, penumpang telah diberikan akomodasi untuk bermalam dan akan diberangkatkan dalam penerbangan berikutnya hari ini ke tujuan mereka," kata pernyataan tersebut. (AY)
.

Categories:Internasional,