Menghilang Sepekan di Laut, Dua Nelayan Garut Itu pun Selamat

Menghilang Sepekan di Laut, Dua Nelayan Garut Itu pun Selamat

Dua nelayan Garut yang sempat hilang dirawat di Klinik Umum Pratama Cilacap. (foto - SAR Bandung)

Garut - Dua orang nelayan asal Garut yang dinyatakan hilang pekan lalu berhasil ditemukan. Keduanya ditemukan di tengah perairan Cilacap dalam kondisi selamat. Demikian disampaikan Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah, Minggu (18/10/2020).

Menurutnya, keduanya ditemukan nelayan setempat. "Keduanya ditemukan oleh (kru) Kapal Dava Jaya 2, yang tengah dalam perjalanan pulang ke Cilacap setelah mereka melaut pada pukul 10.00 WIB," katanya.

Kedua nelayan asal Garut itu masing-masing Ois (52) dan Ara (55) ditemukan awak Kapal Dava Jaya 2 di tengah laut. Saat ditemukan, mereka tengah bertahan di atas perahu yang terbalik. Keduanya langsung dievakuasi ke pesisir pantai. Mereka tiba di Pantai Cilacap sekitar pukul 14.00 WIB.

"Setelah itu keduanya dibawa ke klinik untuk penanganan lebih lanjut, mengingat kondisi kedua nelayan tersebut lemas dan syok," katanya.

Seperti diketahui, Ois dan Ara hilang kontak sehari setelah mencari ikan di lepas Pantai Sayangheulang Garut. Nelayan setempat mulai mencari keberadaan keduanya sejak Selasa 13 Oktober, namun tidak membuahkan hasil. Basarnas kemudian menerjunkan tim untuk mencari keberadaan kedua nelayan itu hingga akhirnya berhasil ditemukan selamat.

Sementara itu, Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Cilacap Aan Latief menjelaskan, kedua nelayan itu akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal ikan jenis Long Line yang sedang dalam perjalanan pulang.

Setelah itu, pihaknya menjemput korban ke dermaga dan membawa keduanya ke Klinik Umum Pratama Cilacap untuk mendapatkan perawatan. "Korban langsung bawa ke Klinik Umum Pratama Cilacap, karena 6 hari lebih tidak makan dan minum," katanya.

Aan menambahkan, keduanya terhantam ombak dan kapalnya terbalik saat mencari udang. Setelah kapal terbalik, keduanya terus mencoba membalikkan kembali kapal mereka. Namun usaha mereka tidak berhasil.

Keduanya akhirnya membelitkan tambang kapal ke badan mereka, agar mereka tidak jauh dari kapal. "Selama itu mereka enggak minum dan makan hanya mengandalkan hujan. Berusaha ngebalikin kapal tapi tidak berhasil," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,