Polisi Sayangkan Satpol PP Lambat Melapor

Polisi Sayangkan Satpol PP Lambat Melapor

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Terkait pengrusakan Pos Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung, Senin (8/12/2014), pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Mengenai motif pelaku melakukan pengrusakan tersebut juga belum diketahui.

Demikian diungkapkan Kapolsek Regol Kompol M Fauzan di tempat kejadian perkara, Pos 2 Penjagaan Satuan Polisi Pamong Praja, Jalan Dalam Kaum Kota Bandung. "Sementara ini masih dalam upaya penyelidikan Reskrim dan Intelijen Kepolisian, karena belum bisa dipastikan," ucapnya.

Pihak kepolisian pun sangat menyayangkan tindakan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung, yang tidak langsung melaporkan kejadian itu. "Kita sangat menyayangkan kenapa tidak langsung di laporkan ke pihak kami, dan barang barang bukti pengrusakan sudah dibersihkan, sehingga kami mengalai kesulitan dalam mengolah TKP," ungkapnya.

Namun pihak kepolisian telah menginterogasi beberapa saksi dalam kasus itu, dan diperkirakan kejadian terjadi pukul 02.00 WIB - pukul 05.00 WIB dinihari. "Dari beberapa saksi terungkap,kejadian ini diperkirakan terjadi pukul 2.00 WIB -pukul 5.00 WIB. Sampai hari ini memang pos penjagaan Satpol PP ini masih dalam tahap pemugaran," tandasnya.

Selain itu, pihak kepolisian melaui Polsek Regol masih melakukan koordinasi terkait insiden ini dengan pihak Satpol PP Kota Bandung, untuk mengetahui kebenaran pengrusakan pos penegak Perda tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Pos 2 Kantor Satpol PP Kota Bandung dirusak oleh orang tak dikenal. Kaca pos yang sebelumnya ditutupi tripleks warna putih, setelah dibuka oleh pihak Inafis terlihat sebelah kanan kaca pecah.

 
Menurut data yang dihimpun CikalNews.com diduga dilempar batu hingga kaca bolong dan sebagian retak. Selain itu ditemukan juga 6 stiker yang ditempel pada kaca itu, yang bertuliskan kekesalan terhadap suatu tempat prostitusi yang hingga saat ini tidak pernah dijangkau oleh pihak Satpol PP Kota Bandung. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,