17 Jamaah Umrah asal Indonesia Dikabarkan Positif Covid-19

17 Jamaah Umrah asal Indonesia Dikabarkan Positif Covid-19

Suasana ibadah umrah 2020 di Masjidil Haram saat diguyur hujan deras. (foto - haramaininfo)

Bandung  -  Sedikitnya  17  jamaah  umrah  Indonesia  dikabarkan  terkonfirmasi  positif  virus  Corona  (Covid - 19).  Kabar itu diperoleh Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Jabar, Minggu (8/11/2020).

Berdasarkan keterangan Ketua DPD AMPHURI Jabar Bisma Banyu Setia, kabar mengenai 17 jamaah umrah asal Indonesia terkonfirmasi positif Corona tersebut, merupakan update informasi Pemerintah Arab Saudi terkait perkembangan swab test.

"Kami mendapat kabar, ada 17 jamaah umrah asal Indonesia yang terkonfirmasi positif Corona. Kami terima kabar tersebut pada Minggu 8 November 2020," katanya.

Sebelumnya, tiga jamaah umrah asal Indonesia dikabarkan terkonfirmasi positif Corona. Hal tersebut diketahui saat Pemerintah Arab Saudi melakukan swab test berkala pada jamaah yang datang dari luar negeri. Terbaru, 17 jamaah asal Indonesia terkonfirmasi positif virus Corona.

Bisma mengatakan, informasi terkait 17 jamaah terkonfirmasi positif virus Corona merupakan kabar yang memprihatinkan. Sebab, para jamaah yang datang dari luar wilayah Arab Saudi telah menjalani karantina secara total.

Seperti diketahui, sebanyak 224 jamaah asal Indonesia yang sudah tiba di Arab Saudi sejak keberangkatan pada 1 November 2020, langsung diwajibkan untuk menjalani karantina total selama tiga hari.

Selama tiga hari itu para jamaah diminta untuk tidak keluar kamar hotel selama tiga hari. Selama proses karantina jamaah juga menjalani swab test, untuk memastikan tidak ada penularan virus Corona selama berada di Arab Saudi, khususnya dalam selama melaksanakan ibadah umrah.

"Saat memasuki wilayah Arab Saudi, jamaah umrah belum bisa langsung masuk ke Madinah, karena tiga hari awal mereka harus menjalani karantina. Saat jamaah datang ke Mekah, tiga hari full akan berada di hotel dan tidak boleh keluar kamar," tegas Bisma.

Jamaah yang sudah menjalani karantina lalu dipersilakan untuk melaksanakan ibadah umrah, namun hanya diberikan batas waktu tiga jam. Setelah selesai melaksanakan ibadah umrah, jamaah kembali menjalani karantina total selama tiga hari di kamar.

Sebelumnya, Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengabarkan tiga jamaah umrah Indonesia positif Covid-19 setelah dilakukan swab test oleh pemerintah Arab Saudi, sebelum melaksanakan ibadah umrah.

Menurutnya, tiga jamaah umrah Indonesia itu tidak memiliki gejala saat berada di Tanah Air. "Ya memang betul ada terdeteksi 3 jamaah (positif Covid-19), kemungkinan saat di Indonesia belum muncul," katanya.

Endang mengatakan, Arab Saudi akan kembali melakukan swab test ulang kepada tiga jamaah umrah Indonesia yang positif Covid-19 itu. Ketiga jamaah umrah Indonesia tersebut tengah menjalani isolasi mandiri.

"Dan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Arab Saudi dalam penanganan kasus Covid mereka melakukan test ulang, dan yang bersangkutan sudah diisolasi sebagaimana ketentuan edaran Kemenhaj," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,