Warga di Kawasan Rawan Longsor Akan Dievakuasi

Warga di Kawasan Rawan Longsor Akan Dievakuasi

ilustrasi

Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan pihaknya segera melakukan upaya evakuasi untuk penyelamatan warga di berbagai daerah yang menempati rumah di kawasan rawan longsor pada musim penghujan.
 
"Pemprov Jabar akan mengevakuasi dan menyelamatkan warga, baik yang memiliki rumah ataupun fasilitas bangunan seperti sekolah yang berada di kawasan rawan longsor," kata Gubernur kepada wartawan di Bandung, Senin (8/12/2014).
 
Ia menjelaskan, aparat pemerintah, dari tingkat kecamatan atau desa tentu sudah mengetahui kawasan yang rawan longsor yakni tanah tebing yang kemiringannya tajam dan di bawah atau diatasnya terdapat rumah warga.
 
Menurut dia, rumah yang berada di sekitar tebing itu tentu rawan terjadi bencana longsor pada musim penghujan, sehingga harus dipindah menghindari bahaya bencana.
 
"Ada tebing lalu ada bangunan dibawahnya, tidak perlu ahli geologi, perasaan kita juga sudah khawatir, kalau tebingnya longsor apa jadinya kita, hal seperti itu harus terus disadarkan kepada masyarakat," katanya.
 
Ia menuturkan, Pemerintah Provinsi Jabar akan terus melakukan sosialisasi dan mengevakuasi warga yang ada di daerah rawan longsor sebagai antisipasi bencana longsor pada musim penghujan.
 
Gubernur juga berharap, adanya pemahaman tentang alam kepada masyarakat, agar terjadi keharmonisan manusia dengan alam.
 
"Kita harapkan agar setiap terjadi bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa serta merugikan berbagai pihak," katanya.
 
Sebelumnya, bencana alam tanah longsor melanda sejumlah daerah di kawasan Garut selatan, menyebabkan warga harus mengungsi, bahkan sempat memutus akses jalan utama menghubungkan Garut kota.
 
Bencana longsor itu tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerugian materi akibat kerusakan bangunan rumah. (AY)
.

Categories:Bandung,