Bandung Menambah Kampung Wisata Kreatif di Cigadung

Bandung Menambah Kampung Wisata Kreatif di Cigadung

Kampung Wisata Kreatif di Cigadung Bandung diresmikan. (foto - humas)

Bandung  -  Destinasi   wisata  di  wilayah  Bandung   bertambah  setelah  diresmikannya  Kampung  Wisata  Cigadung yang berada di wilayah Kecamatan Cibeunying Kaler. Kampung wisata yang berada di utara Bandung yang dikenal dengan hawanya yang dingin dan sejuk.

Bahkan, tak hanya menjual suasana sejuk, kampung wisata itu juga menawarkan kreativitas, kuliner dan budaya. Sedikitnya ada 64 pelaku yang sementara ini tergali potensinya di wilayah Kecamatan Cibeunying Kaler.

Mulai dari bidang kuliner seperti baso wale dan deretan cafe atau kedai kopi yang menyajikan beragam tema unik. Di sektor budaya juga terdapat Saung Cepot dan Saung Kasep, yang menghadirkan kerajinan tangan bertemakan budaya Sunda.

Bahkan, ada juga Galeri Rosid dengan ciri khas lukisan dan artefak berbahan kayunya. Di bidang kreativitas dan fesyen, ada sejumlah merek kelas internasional semacam minen leather, C-59, Batik Komar, Batik Hasan bahkan sampai berkembang membuahkan kearifan masyarakat setempat menjadi Batik Cigadung.

Berdasarkan data dari pihak kecamatan kunjungan ke pelbagai tempat batik itu berkisar 2.000 hingga 4.000 orang setiap bulannya. Di bagian ujung utara berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bandung, terdapat sebuah lapangan golf yang berusia 103 tahun.

Didirikan sejak 1917, saat ini selain menjadi tempat berolahraga, lapangan golf itu juga menjadi buruan para pelancong. Bagi Pemkot Bandung, Kampung Wisata Cigadung hadir menjadi kampung wisata kedua.

Sebelumnya, kawasan pertama yang diangkat adalah Kampung Wisata Braga. Rencananya Pemkot Bandung bakal menghadirkan 6 kampung wisata. "Mudah-mudahan rencananya ada delapan kampung wisata," kata Walikota Bandung Oded M Danial usai penandatanganan prasasti Kampung Wisata Cigadung, Selasa (24/11/2020).

"Kalau di Braga merupakan cagar budaya, sedangkan di Cigadung sini wisata kreatif. Di Cigadung lebih banyak pada kuliner dan fesyen. Ada banyak batik bagus," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari mengatakan, pihaknya akan membuat paket wisata khusus untuk kampung wisata yang sudah dibuat tersebut. Termasuk meningkatkan sosialisasi lewat beragam kanal informasi.

Kenny mengatakan, saat ini tengah menggali potensi di kawasan Binong dan Gedebage, untuk kembali dikembangkan sebagai destinasi wisata."Pengembangan wisata ini menciptakan objek wisata baru. Sekarang tren setelah pandemi orang lebih banyak ke wisata outdoor," katanya.

"Di Cigadung itu juga kesempatannya menjadi wisata alternatif untuk Kota Bandung. Tahun kemarin di Braga, tahun depan rencananya di kawasan Binong dan Gedebage," katanya.

Untuk menjaga keberlangsungannya, Kenny mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berperan dalam menggerakkan kampung wisata. Sebab, faktor utama untuk menjaga denyut pariwisata sebuah daerah, bergantung pada masyarakatnya.

"Kita sudah melaksanakan pelatihan tour guide minimal untuk kelompok penggerak pariwisata di tingkat kecamatan. Silakan lebih aktif dan tidak usah menunggu dari dinas. Ini dari warga oleh warga dan untuk warga," tegas Kenny. (Jr.)**

.

Categories:Wisata,
Tags:,