Gagal orbit Jasindo cairkan klaim asuransi Satelit Palapa N-1

Gagal orbit Jasindo cairkan klaim asuransi Satelit Palapa N-1

Peluncuran Satelit Palapa N-1 di Xichang Satellite Launch Center Xichang Cina pada April 2020. (foto - Xinhua)

Jakarta  -  Klaim  Satelit  Palapa N-1 (Nusantara  Dua)  telah  diselesaikan  oleh  PT  Asuransi  Jasa  Indonesia  (Persero) atau Asuransi Jasindo telah menyelesaikan. Hal itu akibat Satelit Palapa N-1 yang diluncurkan pada April lalu dari Cina gagal mengorbit.

Pembayaran klaim berdasarkan pengumpulan bukti kerugian serta telah terbitnya Proof of Loss (PoL), yang telah ditandatangani oleh PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera Group atau PSNS yang juga klien Asuransi Jasindo.

Klaim telah diselesaikan sebesar 35 juta dolar AS atau sekitar Rp 493,5 miliar (asumsi kurs Rp 14.100). "Seluruh space underwriter international pun telah menyetujui dan menandatangani dokumen klaim, dan klaim diselesaikan full insured value 35 juta dolar AS," kata Direktur Operasional Asuransi Jasindo Dodi Susanto dalam keterangannya, Selasa (8/12/2020).

Seperti diketahui, Satelit Palapa N-1 meluncur dari Xichang Satellite Launch Center (XLSC) Xichang Cina, pada Kamis 9 April 2020. Namun terjadi kegagalan pada 3rd stage atas launch vehicle, yang kemudian satelit pun menghilang.

Setelah kejadian itu kata Dodi, Jasindo lalu berkoordinasi dengan pihak internal maupun eksternal seperti klien, reinsurance broker dan reinsurer untuk penanganan klaim. Pihaknya berupaya menyelesaikan klaim termasuk klaim kategori specialty risk (risiko khusus), sesuai ketentuan di dalam polis.

"Kami merupakan asuransi umum milik negara yang memiliki pengalaman dalam menangani asuransi specialty risk, seperti asuransi satelit, aviasi dan energy offshore. Sejak 1976 kami telah menangani 22 asuransi peluncuran satelit, dan telah menyelesaikan klaim asuransi satelit sekitar 567 juta dolar AS," katanya.

Pada tahun lalu pihaknya juga telah menyelesaikan pembayaran klaim sebesar Rp 876 miliar untuk industri offshore. Dipastikan, pihaknya mengedepankan proses bisnis yang prudent, antara lain pemilihan reinsurer dengan international rating, serta kerja sama dengan global reinsurance broker yang berpengalaman dengan reputasi baik. (Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:,