Jumlah WPOP di Jabar Masih Kecil

Jumlah WPOP di Jabar Masih Kecil

ilustrasi.

Bandung - Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) di Jawa Barat masih kecil sehingga menjadi salah satu fokus perhatian dari Kantor Wilayah Pajak Jabar.
 
"Jumlah WPOP di Jabar masih kecil, progresnya masih cukup besar untuk digarap. Perlu ada edukasi yang lebih maksimal lagi agar sektor itu ada peningkatan signifikan," kata Kepala Kanwil Pajak Jabar Adjat Sudradjat di Bandung, Selasa (10/12/2014).
 
Menurut dia, sistem penarikan pajak saat ini masih berdasarkan pelaporan obyek pajak, sedangkan untuk ektor WPOP membutuhkan kesadaran dari wajib pajak.
 
Menurut dia, tim Kanwil DJP Jabar I berupaya maksimal untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pajak pribadi itu, yakni kepada para penerima gaji dan upah tetap maupun sejenisnya.
 
Lebih lanjut, Adjat menyebutkan, Ditjen Pajak memiliki dua tugas pokok dan fungsi bear yakni melayani wajib pajak dan menegakan aturan hukum.
 
Layanan diberikan dalam bentuk pendaftaran wajib pajak dan perusahaan kena pajak, keberatan, pindah alamat,surat keterangan bebas dan lainya.
 
"Sedangkan penegakan aturan hukum diantaranya meliputi pemeriksaan, penagihan, penyitaan, pencegahan dan paksa badan atau 'gijzeling'," katanya.
 
Lebih lanjut ia menyebutkan, pada tahun 2014 target pajak nasional sebesar Rp1.110 triliun atau naik sebesar 11,6 persen dari target tahun sebelumnya sebesar Rp995,2 triliun.
 
Sedangkan di wilayah DJP Jabar I target penerimaan tahun 2014 senilai Rp20,9 triliun, atau naik sebesar 19 persen dari tahun lalu sebesar Rp17,4 triliun.
 
"Peningkatan target itu jelas harus dikejar dan butuh optimalisasi ketersediaan data untuk penggalian potensi itu, selain itu dukungan sistem IT yang mumpuni,kapasitas aparat pajak dan juga sosialisasi dari semua pihak termasuk dukungan media massa," kata Kakanwil DJP Jabar I itu menambahkan. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,