Tembus di Atas 10 Ribu Tambahan Kasus Corona RI 8 Januari

Tembus di Atas 10 Ribu Tambahan Kasus Corona RI 8 Januari

Tembus di Atas 10 Ribu Kasus Positif Baru Corona RI 8 Januari. (foto - ist)

Jakarta  -  Penambahan kasus virus  Corona  (Covid-19)  yang  terkonfirmasi  positif  di  Indonesia  tembus  di  atas  10  ribu kasus tepatnya 10.617 kasus. Dengan demikian, total kasus positif Corona di Tanah Air menjadi 808.340 kasus.

Berdasarkan data tim Humas BNPB, Jumat (8/1/2021) tercatat juga ada penambahan pasien sembuh dari Corona sebanyak 7.446 orang, sehingga total pasien sembuh menjadi 666.883 orang. Selain itu, ada 233 tambahan kasus meninggal sehingga total 23.753 orang.

Jumlah pasien suspek Corona yang dipantau pada hari ini sebanyak 69.121. Sedangkan spesimen yang diperiksa sebanyak 66.619.

Pada hari sebelumnya Kamis 7 Januari 2021, total kasus kumulatif virus Corona sebanyak 797.723 (+ 9.321), sebanyak 659.437 (+ 6.924) pasien sembuh dari Corona dan 23.520 (+ 224) pasien meninggal dunia akibat Corona.

Virus Corona di Indonesia masih belum berakhir. Masyarakat diminta tetap disiplin memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik. Pasalnya, ketaatan protokol kesehatan itu menurun, yang terjadi pada pekan ketiga September hingga akhir Desember 2020.

"Grafik rata-rata kepatuhan menunjukkan, sejak minggu ketiga September 2020 hingga minggu keempat Desember 2020, persentase kepatuhan memakai menggunakan masker menurun 28 persen dan persentase kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan 20,6 persen," kata Jubir Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Berdasarkan data grafik kepatuhan jalankan protokol kesehatan :

21 - 27 September 2020 grafik kepatuhan menggunakan masker 83,67 persen, jaga jarak 59,57 persen.
28 September - 4 Oktober 2020, kepatuhan menggunakan masker 84, 00 persen, jaga jarak 68,16 persen.
12 - 18 Oktober 2020, kepatuhan menggunakan masker 84,77 persen, jaga jarak 69,04 persen.
19 - 25 Oktober 2020, kepatuhan menggunakan masker 84,32 persen, jaga jarak 67,78 persen.
26 Oktober - 1 November 2020, kepatuhan menggunakan masker 79,45 persen, jaga jarak 62,60 persen.
2 - 8 November 2020, kepatuhan menggunakan masker 74,14, jaga jarak 58,42 persen.
9 - 15 November 2020, kepatuhan menggunakan masker 68,05 persen, jaga jarak 50,18 persen.
16 - 22 November 2020 kepatuhan menggunakan masker 60,18 persen, jaga jarak 44,86 persen.
23 - 29 November 2020 kepatuhan menggunakan masker 59,36 persen, jaga jarak 43,96 persen.
30 November - 6 Desember 2020 57,78 persen, jaga jarak 41,75 persen.
7 - 13 Desember 2020 kepatuhan menggunakan masker 55,60 persen, jaga jarak 39,52 persen.
14 - 20 Desember 2020, kepatuhan menggunakan masker 53,58 persen, jaga jarak 39,29 persen.
21 - 27 Desember 2020 kepatuhan menggunakan masker 53,51 persen, jaga jarak 39,29 persen.
28 Desember 2020 - 3 Januari 2021 55,20 persen, jaga jarak 29,51 persen.

Wiku menambahkan, temuan itu merupakan hal yang sangat berbahaya. Penurunan kepatuhan protokol kesehatan tidak semata-mata kesalahan masyarakat, tapi tidak mampunya pemerintah daerah melakukan penegakan dan pengawasan.

"Temuan itu sangat berbahaya karena menggambarkan sikap abai di tengah masyarakat atas pentingnya penerapan protokol kesehatan. Sikap abai tentu bukan semata-mata kesalahan masyarakat, tapi juga bagian tidak berhasilnya penegakan dan pengawasan protokol kesehatan oleh masing-masing pemerintah daerah," katanya. (Jr.)**

Perkembangan penambahan kasus Corona dalam sepekan :

- 8 Januari 2021: Rekor Baru! 10.617 kasus dari 66.619
- 7 Januari 2021: 9.321 kasus dari 68.019 spesimen
- 6 Januari 2021: 8.854 kasus dari 67.908 spesimen
- 5 Januari 2021: 6.643 kasus dari 60.520 spesimen
- 4 Januari 2021: 6.753 kasus dari 45.868 spesimen
- 3 Januari 2021: 6.419 kasus dari 41.503 spesimen
- 2 Januari 2021: 7.582 kasus dari 33.530 spesimen

Empat provinsi tambah kasus baru Corona di atas seribu Jumat 8 Januari 2021 :

- DKI Jakarta: 2.959 kasus
- Jawa Barat: 1.824 kasus
- Jawa Tengah: 1.071 kasus
- Jawa Timur: 1.025 kasus

 

.

Categories:Nasional,
Tags:,