Waterboom Lippo Cikarang Akhirnya Ditutup Satpol PP

Waterboom Lippo Cikarang Akhirnya Ditutup Satpol PP

Objek wisata air Waterboom Lippo Cikarang Bekasi disegel. (foto - ist)

Bekasi - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bekasi terpaksa menyegel objek wisata air Waterboom Lippo Cikarang. Penyegelan dilakukan setelah pengelola wisata dianggap mengundang kerumunan.

Penyegelan wisata Waterboom tersebut dilakukan, pada Minggu 10 Januari 2021. Penyebab kerumunan itu dikarenakan pengelola memberikan diskon besar untuk pengunjung yang masuk.

"Biaya masuk ke Waterboom didiskon menjadi Rp10 ribu. Mereka buka jam 7 langsung membludak, hingga jumlah pengunjung 1.500 orang meski kapasitas 7.000 orang. Ini kan tidak stay, mereka mobile. Orang terlalu penuh," kata Koordinator Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bekasi Bidang Pariwisata, Dr. Budi Setiadi.

Menurutnya, hingga akhirnya petugas dari Polsek Cikarang datang ke lokasi sekitar pukul 11.00 siang. Di situ petugas langsung membubarkan pengunjung. "Setelah dibubarkan langsung ditutup. Pukul12 siang sudah bersih dari pengunjung," katanya.

Akibat kejadian itu, sejumlah pimpinan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) langsung koordinasi. Soal batas waktu sampai kapan penutupan masih belum diketahui. Sebab, pihaknya masih mewawancarai pengelola Waterboom Lippo Cikarang.

"Tergantung Pemda, tetapi untuk penyidikan dugaan pelanggaran pidana masih kami tangani. Ke depan kami akan lebih perketat pengawasan, ini semacam kecolongan karena sampai jam 8 sudah membuludak," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,