Ramlan Comel Divonis 7 Tahun Penjara

Ramlan Comel Divonis 7 Tahun Penjara

Ramlan Comel Divonis 7 Tahun Penjara

Bandung - Mantan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung Ramlan Comel yang menjadi terdakwa kasus suap penanganan perkara bantuan sosial Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, divonis tujuh tahun penjara.
 
"Menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara dengan denda Rp200 juta kepada terdakwa Ramlan Comel," kata ketua majelis hakim yang menangani perkara itu, Barita Lumban Gaol, dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor Bandung di Bandung, Selasa (9/12/2014).
 
Terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp200 juta atau subsider kurungan satu bulan penjara.
 
Putusan hakim itu, karena terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berkelanjutan.
 
Terdakwa telah terbukti menerima hadiah uang suap sejumlah Rp3 miliar dari para saksi, dan fasilitas hiburan karaoke untuk tujuan memengaruhi putusan perkara bansos Pemerintah Kota Bandung.
 
Terdakwa melanggar pasal 12 huruf c UU Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana.
 
Putusan yang memberatkan, karena terdakwa tidak peka terhadap program pemerintah dalam memberantas korupsi.
 
Selain itu, tidak memberikan contoh yang baik sebagai hakim dan mencederai lembaga peradilan.
 
"Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan sudah lanjut usia," katanya.
 
Putusan majelis hakim itu, lebih ringan tiga tahun enam bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum dari KPK, yakni 10 tahun enam bulan.
 
Selain Ramlan Comel, ketua majelis hakim dalam perkara bansos itu, yakni Setyabudi Tejocahyono, juga melakukan tindakan pidana korupsi dan sudah dijatuhi 12 tahun penjara. (AY)
.

Categories:Bandung,