Pengelola Terancam Sejumlah Pasal Kerumunan di Waterboom

Pengelola Terancam Sejumlah Pasal Kerumunan di Waterboom

Petugas tegur pengunjung yang berkerumun di objek wisata Waterboom Cikarang Bekasi. (foto - polsekcikarangselatan)

Bekasi - Polisi langsung lakukan penyelidikan terkait kasus kerumunan di objek wisata Waterboom Lippo Cikarang. Setelah memeriksa sejumlah saksi, polisi pun membeberkan substansi pasal yang diduga dilanggar oleh pengelola.

Menurut Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan, ada sejumlah pasal yang diduga dilanggar oleh pengelola. Pasal-pasal tersebut mulai dari UU Karantina Kesehatan.

"Dari hasil klarifikasi diduga pengelola telah melakukan pelanggaran protokol kesehatan, yang kami kenakan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekerantinaan Kesehatan," kata Hendra di Polres Metro Bekasi Jalan Ki Hajar Dewantara Cikarang Selatan, Selasa (12/1/2021).

Menurutnya, pengelola diduga telah melanggar sejumlah pasal, mulai Pasal 212 KUHP tentang melawan petugas, Pasal 216 hingga Pasal 218 tentang berkerumun. Namun kasus kerumunan itu masih dalam tahap penyelidikan.

Saksi yang diperiksa termasuk pengelola pun belum ditetapkan sebagai tersangka. "Masih dalam klarifikasi dan penyelidikan dan masih proses pemeriksaan. Kita minta penyidik melakukan pemeriksaan secara objektif dan maraton," katanya.

Total sudah ada 15 orang yang diperiksa petugas kepolisian. Polisi masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi tersebut. Kita masih melakukan proses pemeriksaan. Mengenai siapa yang bertanggung jawab terhadap kegiatan itu asih ditelusuri," tegasnya.

Kasus itu viral usai video kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang beredar di media sosial. Sementara imbas dari adanya kerumunan di objek wisata Waterboom tersebut, Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Sukadi pun didemosi dari jabatannya. (Jr.)**

 

.

Categories:Daerah,
Tags:,