Jual Surat Rapid Test Palsu, AA Ditangkap di Kawasan Cipayung

Jual Surat Rapid Test Palsu, AA Ditangkap di Kawasan Cipayung

Palaku jual surat rapid test palsu ditangkap di kawasan Cipayung Jaktim. (foto - ist)

Jakarta - Satreskrim Polres Jakarta Pusat menangkap AA (31) pelaku pemalsuan surat hasil swab tes antigen, yang diedarkan melalui media sosial Facebook. Pelayan toko pakaian itu ditangkap di rumahnya kawasan Cipayung Jakarta Timur.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin, penangkapan AA berawal dari patroli siber di media sosial. Didapatkan akun bernama Akbar, yang menjual surat keterangan hasil swab antigen palsu.

Petugas lalu melakukan penyamaran dan memesan untuk surat keterangan hasil swab antigen palsu dari tersangka. "Terjadilah komunikasi untuk transaksi dengan tersangka dan terjadi penangkapan," kata Burhanuddin di Polres Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2021).

Burhanuddin menyatakan, AA mematok harga Rp 70 ribu untuk jasa pembuatan surat keterangan hasil swab tes antigen palsu. Selain antigen, tersangka juga menawarkan keterangan hasil rapid test palsu dengan harga Rp 50 ribu.

Dari pengakuannya, pria lulusan SMA itu telah menjalankan jasa hasil swab tes antigen dan rapid antigen palsu sejak Desember 2020. Ia mengaku meraup keuntungan jutaan rupiah setiap minggu. Tersangka mengaku terhimpit kebutuhan ekonomi selama pandemi, sehingga nekat memalsukan surat tes dan menjualnya.

"Belajar memalsukan dari media sosial youtube. Terpaksa karena kebutuhan ekonomi," aku AA di hadapan polisi. Atas perbuatannya, AA dijerat Pasal 51 juncto Pasal 35 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 dan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Selain itu, Pasal 268 KUHP tentang Karantina Kesehatan. "Ancamannya maksimal 12 tahun penjara atau denda paling banyak Rp12 Milyar," katanya. (Jr.)**

.

Tags:,